Satu terduga teroris Khafid Fathoni atau KF (22), diamankan Detasemen Khusus 88 Antireror Mabes Polri, di Kabupaten Ngawi, Jawa Tengah, Minggu (11/12).
Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari penangkapan terduga teroris di Bintara Jaya, Bekasi, Jawa Barat, hari Sabtu (10/12).
"Benar (KF) sudah ditangkap. Hasil pengembangan dari (terduga teroris) Bekasi," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Boy Rafli Amar, kepada wartawan, Senin (12/12).
KF ditangkap di kampung halamannya, di pinggir jalan Desa Walikukun, tepatnya di Dusun Gebang, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Ngawi, Jawa Timur, sekira pukul 06.00 WIB.
Saat ditangkap, KF tengah mengendarai sepeda motor jenis Honda Mega Pro warna hitam bernopol AE 5863 LO.
Pria yang diketahui berstatus sebagai mahasiswa salah satu universitas di Solo itu diduga ikut merakit bom Bekasi.
"Saat ini yang bersangkutan telah diamankan dan dalam pemeriksaan terkait keterlibatannya di kasus dugaan bom Bekasi," urai Boy.
Sebelumnya, polisi juga menangkap satu terduga perakit bom berinisial SY alias Abu Izzah di daerah Sabrang Kulon, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (10/12), sekitar pukul 18.15 WIB. Dia diduga terlibat dengan temuan bom di kawasan Bintara Jaya VIII, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu siang.
Kedua terduga yang ditangkap itu disebut-sebut satu jaringan dengan NS yang ditangkap polisi bersama dua rekannya AS dan DYN.
Dari NS, AS dan DYN, polisi berhasil mengamankan bom berbentuk panci seberat tiga kilogram di kamar kos DYN di Bintara Jaya.
Rencananya, bom itu akan diledakkan di kawasan Istana Negara saat pergantian Paspampres, Minggu pagi.
[ald]