Berita

Linna dan Mario Teguh/Net

Blitz

Tarif Mario Mahal, Linna Minta Alphard?

KAMIS, 29 SEPTEMBER 2016 | 08:05 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pernah dua kali menantang Ario Kiswinar melakukan tes DNA, Mario Teguh justru mengambil langkah mundur saat Kiswinar menyatakan ber­sedia. Menanggapi hal terse­but, Vidi Galenso Syarief, kuasa hukum pria bernama asli Sis Maryono Teguh itu angkat bicara.

Alibi Mario membatalkan tantangan tes DNA, konflik yang sudah telanjur menjadi sorotan publik. Pro-kontra akan tetap muncul sekalipun tes DNA tetap dilakukan.

"Tidak efektif lagi (tes DNA) dalam kondisi kacau balau seperti ini. Apa pun hasilnya, akan tetap ada pro kontra," papar Vidi kepada wartawan, kemarin.


"Bisa saja nanti ada yang bi­lang, ini (hasilnya) salah, diba­yar. Nanti bisa juga dibilang pak Mario bisa bayar (men­gubah hasil) tes DNA-nya, wong dia kaya," imbuhnya.

Prahara pria 60 tahun kela­hiran Rappang, Sulawesi Se­latan ini, kian runyam dengan berbagai kabar-kabur. Sejauh ini, Mario populer sebagai mo­tivator dengan jargon 'Salam Super'. Namun bukan cuma sekadar jargon, menyewa jasa motivator sekelas Mario juga harus memiliki dana yang super besar.

Seorang sumber bernama Rina mengungkap kalau peru­sahaannya di Makassar pernah mencoba mengundang Mario di 2014. Saat itu, Rina men­ghubungi manajemen Mario yang ternyata mengajukan syarat cukup rumit.

Salah satunya yakni, tarif bicara Rp 150 juta per jam. "Tak boleh lebih. Kalau lebih penyelenggara kena denda," kata Rina pada Tribun Timur.

Mario juga meminta fasili­tas mewah untuk dirinya dan istri. Mulai dari tiket pesawat, dijemput dengan Alphard, ka­mar hotel kelas president suite hingga fasilitas belanja untuk istri Mario, Linna.

"Waktu itu kalau tidak salah dia minta Alphard keluaran tahun berapa gitu. Jadi tak sembarang mobil. Kan dia selalu datang sama istrinya, jadi harus difasilitasi juga. Jadi bayangkan saja, kalau be­lanjanya banyak lalu harganya wah, panitia bisa bangkrut," ungkap Rina.

Masalah tarif yang tinggi dan permintaan fasilitas ini juga pernah dilontarkan oleh akun Twitter @kurawa. "Di­jemputnya minimal dengan mobil sekelas Alphard. Kalau cuma Innova dipastikan lo bukan sahabat syuper," kicau Kurawa. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya