Berita

Marc Marquez/Net

Blitz

Doohan Pasrah Rekornya Disalip Marquez

MotoGP Aragon
KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 | 09:30 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Legenda balap motor, Mick Doohan, mengaku senang jika Marc Marquez bisa menyamai dan melewati torehan rekor kemenangan miliknya. Doohan beranggapan kalau Marquez memang memiliki kemampuan yang jauh lebih baik dari di­rinya.

Jika memenangi MotoGP Aragon akhir pekan ini, Marquez akan mencatatkan namanya seba­gai pebalap yang pernah meraih 54 kemenangan di lintasan. Hal itu membuat Marquez sejajar dengan Doohan dan berpeluang besar melewati catatan itu.

Sadar kalau rekornya akan segera terlewati, Doohan hanya bisa pasrah. Bagi Doohan rekor itu memang tak begitu besar dan tidak akan membuat Marquez bangga memilikinya.


"Saya tidak pernah bermimpi bisa memenangi 54 balapan. Marquez akan meraih keme­nangan ke-54, tapi jumlah itu akan terasa kecil baginya," kata Doohan seperti dilansir situs resmi MotoGP.

Semasa masih berlomba di lin­tasan balap, Doohan meraih ge­lar juara dunia GP 500 sebanyak lima kali. Pebalap asal Australia itu meraih gelar tersebut secara berturut-turut pada tahun 1994- 1998. Sama seperti Marquez, Doohan memetik sukses ketika membalap untuk tim Honda.

"Saya yakin dalam lima atau 10 tahun ke depan, 54 keme­nangan hanya akan berada di urutan yang jauh, mengingat karier Marquez masih panjang," sambung pria yang kini berusia 51 tahun itu.

Doohan juga berharap kalau Marquez bisa menjadi juara dunia musim ini. Pebalap asal Spanyol itu diyakini Doohan tak akan mengulangi kesalahan seperti di musim lalu.

"Mungkin tahun lalu ada ban­yak hal yang Marquez pelajari dan dia gunakan musim ini. Pelajaran itu membuat dia be­rada di posisi puncak saat ini," ujar Doohan.

Hingga detik ini rekor peraih kemenangan terbanyak di ajang Grand Prix masih kokoh dipe­gang oleh Giacomo Agostini dengan 122 kemenangan, dis­usul Valentino Rossi dengan 114 kemenangan, Angel Nieto 90, Mike Hailwood 76, Jorge Lorenzo 64, dan Doohan dengan 54 kemenangan. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya