Berita

tayyip erdogan/net

Dunia

Uni Eropa: Langkah Turki Pasca Kudeta Tak Bisa Diterima

JUMAT, 22 JULI 2016 | 14:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Uni Eropa menyebut bahwa sederet langkah yang diambil pemerintah Turki pasca kudeta gagal pekan lalu tidak dapat diterima.

Dalam sebuah pernyataan, Perwakilan Tinggi Uni Eropa Federica Mogherini dan Komisaris Johannes Hahn mengatakan mereka prihatin dengan keputusan Turki untuk mengeluarkan status darurat.

Langkah ini dinilai dapat memberikan para pemimpin Turki jauh mencapai kekuasaan untuk memerintah dengan dekrit.


Selain mengumumkan status darurat, pemerintah Turki juga menangkap, memecat atau menangguhkan ribuan tentar, pegawai negeri dan akademisi.

Sekitar 600 sekolah ditutup dan akademisi telah dilarang melakukan perjalanan. Universitas yang dipimpin oleh orang asing telah dipaksa untuk mengundurkan diri.

Selain itu, pemerintah Turki juga telah mencabut mandat pers 34 wartawan.

Dua pejabat tinggi Uni Eropa tersebut pun kemudian mendesak Presiden Recep Tayyip Erdogan untuk menghormati aturan hukum, hak dan kebebasan.

Mereka juga memperingatkan Turki atas keputusan untuk menangguhkan Konvensi Eropa tentang Hak Asasi Manusia. Mereka menyebut bahwa hal itu harus tetap pada kondisi dimana suspensi diperbolehkan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Pencarian Korban KMP Virgo Transport 8 Teradang Gelombang Tinggi Capai 2,5 Meter

Minggu, 13 September 2026 | 18:04

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Polisi Update Temuan Barang Diduga Milik Kapal Pengangkut 5 Jurnalis

Minggu, 13 September 2026 | 17:16

Prabowo Ungkap Transformasi Pangan Indonesia di Hadapan Pemimpin BRICS

Minggu, 13 September 2026 | 17:02

Aspekpir Puji Komitmen PTPN IV PalmCo Majukan Petani Mitra

Minggu, 13 September 2026 | 16:50

Prabowo Ajak BRICS Ubah Kerentanan Jadi Kekuatan untuk Pertumbuhan Global

Minggu, 13 September 2026 | 16:49

BNI Perkuat Ekosistem Industri Kecantikan Lewat BSF 2026

Minggu, 13 September 2026 | 16:46

Kerugian Bisnis Tak Otomatis jadi Tindak Pidana

Minggu, 13 September 2026 | 16:27

Dua Armada Pos Indonesia Ikut Tenggelam Bersama KMP Virgo

Minggu, 13 September 2026 | 16:21

Kapal Pertamina Bantu Selamatkan 16 Korban Virgo Transport 08 di Laut Jawa

Minggu, 13 September 2026 | 16:02

Selengkapnya