Berita

joko widodo/net

Pertahanan

Jokowi: Pengadaan Alutsista Harus Dimulai Dari Antar Pemerintah

KAMIS, 21 JULI 2016 | 05:20 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo mengetahui bahwa saat ini Indonesia sudah cukup banyak mendapatkan penawaran kerja sama dari berbagai negara terkait pengadaan alat utama sistem persenjataan atau alutsista.

Dia menginstruksikan agar jajarannya mempertimbangkan secara cermat segala tawaran yang masuk yang dapat memenuhi tujuan kepentingan nasional jangka pendek hingga jangka panjang.

"Tawaran-tawaran tersebut harus dioptimalkan sehingga ada terobosan baru dalam pengadaan alat-alat pertahanan kita. Terobosan baru tersebut harus mengubah pola belanja alutsista menjadi investasi pertahanan kita ke depan," ujar Jokowi  dalam rapat terbatas mengenai pengadaan alutsista di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu sore (20/7).


Jokowi juga mengingatkan, untuk memperkuat industri pertahanan nasional maka proses pengadaan alutsista harus dimulai dari interaksi antar pemerintah (G-to-G). Hal itu untuk memangkas peran "broker" yang cenderung melakukan mark up harga.

"Proses G to G ini juga akan memperkuat pakta integritas untuk membentuk zona toleransi nol terhadap praktik-praktik korupsi yang ada di negara kita," tutupnya.

Di antara para pejabat yang hadir dalam rapat terbatas tersebut, terdapat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan; Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu; Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti; Menteri Sekretaris Negara, Pratikno; dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya