Berita

dahnil anzar simanjuntak/net

Pertahanan

REVISI UU TERORISME

PPATK Juga Mesti Bongkar Aliran Uang Ke Aparat

RABU, 01 JUNI 2016 | 15:18 WIB | LAPORAN:

Pansus Revisi Undang-Undang Tindak Pidana Terorisme hari ini mengundang tokoh-tokoh agama dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) untuk mendengar masukan sebelum melakukan perubahan pasal yang dianggap tidak lagi relevan.

Ada berbagai isu yang mereka bicarakan dalam RDPU, diantaranya usul mendatangkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk menelusuri aliran dana yang diduga ditujukan untuk tindak pidana terorisme.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyetujui ide meminta keterangan PPATK.


"Saya kira PPATK perlu didengar, termasuk untuk mengetahui dugaan adanya aliran-aliran ke aparat," kata Dahnil di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (1/6).

Dia menilai keterangan PPATK penting bukan hanya untuk menelusuri aliran dana terorisme, tetapi juga terkait penanganan kasus terorisme itu sendiri.  Ia contohkan kasus aliran dana Rp 100 juta dari Komandan Densus 88 ke keluarga terduga teroris almarhum Siyono, yang kemudian diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh keluarga Siyono.

"Saya pikir ada potensi gratifikasi di situ," ungkapnya.

Pansus Revisi UU Teroris juga perlu mendengarkan keterangan PPATK terkait dugaan kepentingan negara lain dalam isu terorisme di tanah air. Isu terorisme menjadi salah satu penyebab investasi ke Indonesia terganggu.

Apalagi dia menemukan data terduga teroris yang dimiliki selama ini tidak hanya dari Densus 88 Anti Teror Polri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), tetapi juga ada data dari negara tetangga.

"Kok yang minta menangkap pihak ketiga?" gugatnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya