Berita

mark zuckerberg/net

Dunia

CEO Facebook Dan Twitter Jadi Target Serangan Terbaru ISIS

KAMIS, 25 FEBRUARI 2016 | 12:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

CEO Facebook Mark Zuckerberg dan CEO Twitter Jack Dorsey menjadi target baru kelompok militan ISIS.

Dalam video yang baru dirilis, ISIS menunjukkan gambar wajah Zuckerberg dan Dorsey penuh dengan lubang peluru tiruan.

Facebook dan Twitter diketahui sebelumnya telah meningkatkan urgensi dengan memblokir konten terorisme pada jaringannya. Perwakilan dari kedua perusahaan ternama itu diketahui berada pada jajaran pihak yang bertemu dengan pejabat senior Gedung Putih pada Januari kemarin untuk membahas soal bagaimana menangani masalah terorisme secara online.


Sedangkan ISIS sendiri diketahui kerap menyebarkan pesan teror melalui dua sosial media populer itu.

Dalam video terbaru selama sekitar 25 menir, ISIS menyebut bahwa mereka telah memiliki lebih dari 10.000 akun Facebook, 150 grup Facebook serta 5.000 profil Twitter.

"Jika anda menutup satu akun kami, makan kami akan segera mengambil 10 sebagai balasannya. Dan segera nama anda akan segera dihapus setelah kita menyingkirkan anda," kata ISIS melalui teks dalam video itu seperti dimuat The Guardian (Kamis, 25/2).

Menanggapi ancaman tersebut, juru bicara Twitter memastikan bahwa perusahaan tidak akan merilis sikap apapun. Twitter menganggap ancaman seperti itu adalah hal yang umum dan biasa terjadi.

"Hal semacam itu terjadi sepanjang waktu," kata juru bicara Twitter.

"Selamat datang di kehidupan kita sehari-hari," sambungnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya