Berita

evo morales/net

Dunia

Bolivia Resmi Tolak Morales Maju Capres Untuk Keempat Kalinya

RABU, 24 FEBRUARI 2016 | 11:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mayoritas warga Bolivia resmi menolak rencana revisi konstitusi yang memungkinkan Presiden saat ini, Evo Morales untuk kembali maju ke laga pemilihan presiden untuk keempat kalinya.

Dikabarkan BBC (Rabu, 24/2), dalam perhitungan akhir referendum terkait revisi tersebut ditemukan bahwa sebanyak 51,5 persen warga Bolivia yang ambil bagian dalam pemungutan suara akhir pekan kemarin menolak rencana revisi konstitusi. Dengan demikian, Morales tidak bisa ikut bertarung dalam pemilihan Presiden Bolivia pada tahun 2019 mendatang.

Presiden Bolivia pertama yang datang dari kaum adat itu diketahui pertama kali menduduki kursi nomor satu di Bolivia sejak Januari 2006.


Ia kemudian terpilih lagi pada tahun 2009 dengan kemenangan telak dan kembali terpilih. Pada saat itu muncul konstitusi yang membatasi presiden untuk periode dua tahun berturut-turut.

Namun kemudian Morales bisa kembali terpilih pada pemilu 2014 untuk masa jabatan ketiga. Hal itu bisa terjadi, karena masa jabatan pertama Morales tidak masuk dalam hitungan konstitusi baru tentang pembatasan masa jabatan, karena baru berlaku pada tahun 2009.

Morales yang berupaya mencari celah untuk maju untuk periode keempat dengan cara revisi konstitusi itu terpaksa menyerah, pasalnya hasil referendum menunjukkan bahwa meski beda tipis, namun sebagian besar warga Bolivia menolak revisi konstitusi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya