Berita

tunisia/net

Dunia

Tunisia Kembali Perpanjang Status Darurat Nasional

SENIN, 22 FEBRUARI 2016 | 16:31 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi memperpanjang keadaan darurat nasional selama satu bulan ke depan pasca serangan mematikan yang terjadi November lalu.

"Setelah berkonsultasi dengan perdana menteri dan ketua parlemen pada masalah keamanan , situasi di perbatasan dan di wilayah tersebut secara keseluruhan , presiden republik ini telah memutuskan sekali lagi untuk menyatakan keadaan darurat selama satu bulan , mulai dari tanggal 22 Februari , 2016, " demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor kepresidenan melalui akun resmi pada Minggu (21/2) seperti dimuat Press TV.

Keadaan darurat itu memberdayakan para pejabat untuk melarang pertemuan atau perkumpulan yang dinilai berpotensi menyulut kerusuhan. Selain itu, status siaga juga memungkinkan pihak berwenang untuk menutup tempat hiburan dan menyensor pers.


Tunisia diketahui memberlakukan keadaan darurat nasional selama satu bulan menyusul serangan bom mematikan di sebuah bus yang membawa pengawal presiden. Dalam ledakan tersebut, sebanyak 12 orang tewas dan 16 lainnya luka-luka. Kelompok militan ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut.

Kemudian pada akhir Desember, Tunisia memutuskan untuk memperpanjang keadaan darurat selama dua bulan hingga bulan Februari 2016 ini. Saat ini, Tunisia kembali memperpanjang status darurat nasional untuk satu bulan ke depan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya