Berita

Perdana Menteri Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum/net

Dunia

UEA Bentuk Pos Menteri Kebahagiaan

KAMIS, 11 FEBRUARI 2016 | 16:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum mengeluarkan pengumuman menarik pekan ini. Ia mengumumkan pembentukan posisi baru dalam kabinet dengan menambahkan jabatan Menteri Negara untuk Kebahagiaan.

"Kebahagiaan Nasional bukanlah keinginan. Rencana, proyek, program, penunjuk akan menginformasikan pelayanan kita untuk mencapai kebahagiaan," begitu kata Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum dalam akun twitter resminya seperti dimuat AsiaOne.

Langkah itu diambil sebagai bagian dari perombakan kabinet yang lebih luas di negara Teluk tersebut. Selain Menteri Negara untuk Kebahagiaan, Uni Emirat Arab juga membentuk Menteri Negara untuk Toleransi.


Uni Emirat Arab sebenarnya bukan negara pertama yang memiliki pelayan pemerintah yang didedikasikan untuk mengembangkan, mengatur dan menegakkan kebijakan tentang kebahagiaan.

Pada tahun 2013 lalu, Presiden Venezuela Nicholas Maduro menciptakan posisi Wakil Menteri untuk Kebahagiaan Sosial yang bertugas untuk mengkoordinasikan semua program pengentasan kemiskinan di negara tersebut.

Ada juga berbagai posisi Kabinet unik lainnya di seluruh dunia. Pada tahun 2014, Perdana Menteri India yang baru Narendra Modi membentuk kementerian baru untuk mempromosikan terapi alternatif dan pengobatan tradisional, yang disebut Kementerian Ayurveda, Yoga, Naturopati, Unani, Siddha dan Homeopati (AYUSH). [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya