Berita

korea utara/net

Dunia

AS Khawatir Korut Teruskan Produksi Reaktor Nuklir

RABU, 10 FEBRUARI 2016 | 13:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara akan memulai upaya pemulihan plutonium dari reaktor nuklir dalam beberapa Minggu ke depan.

Begitu tudingan yang disampaikan oleh badan intelijen Amerika Serikat, US National Intelligence.

Direktur US National Intelligence James Clapper pada Selasa (9/2) menyebut bahwa Korea Utara akan mulai memperbaharui dan menghidupkan kembali fasilitas nuklir di kompleks nuklir Yongbon untuk menyertakan fasilitas pengayaan uranium dan reaktor produksi plutonium grafit-moderator yang ditutup tahun 2007.


"Kami menilai bahwa Korea Utara telah mengikuti pengumumannya untuk memperluas pengayaan di Yongbon dan memulai kembali reaktor produksi plutonium," kata Clapper seperti dimuat Reuters.

"Kami lebih menilai bahwa Korea Utara telah mengoperasikan reaktor cukup lama sehingga bisa mulai memulihkanplutonium dari reaktor menghabiskan bahan bakar dalam hitungan minggu sampai bulan," sambungnya.

Clapper mengatakan, senjata nuklir dan program rudal Korea Utara akan terus menimbulkan ancaman serius terhadap kepentingan Amerika Serikat dan lingkungan keamanan di Asia Timur pada tahun ini.

"Korea Utara juga berkomitmen untuk mengembangkan jarak jauh, rudal bersenjata nuklir yang mampu menjadi ancaman langsung ke Amerika Serikat," tegasnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya