Berita

zika/net

Dunia

Obama Minta Kongres Siapkan 1,8 Miliar Dolar AS Untuk Tangani Zika

SELASA, 09 FEBRUARI 2016 | 12:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Barack Obama meminta Kongres untuk menyediakan dana darurat sekitar 1,8 miliar dolar AS sebagai bentuk respon atas penyebaran virus Zika, baik di negeri Paman Sam maupun di luar negeri.

"Kabar baiknya adalah, tidak seperti Ebola, Zika tidak mematikan. Bahkan banyak orang yang tidak menyadari telah memilikinya," kata Obama pada Senin (8/2).

"Tampaknya ada beberapa risiko yang signifikan bagi wanita hamil atau wanita yang berpikir untuk hamil. Kita tidak tahu persis apa hubungannya, tapi ada korelasi cukup bahwa kita harus menganggap hal ini sangat serius."


Merujuk pada keterangan Gedung Putih seperti dilansir The Guardian, dana tersebut akan dipergunakan untuk program kendali nyamuk, penelitian vaksin serta sejumlah strategi lainnya untuk melawan virus serta menangani korban yang telah ada saat ini.

Zika yang menyebar di negara-negara di kawasan Amerika Latin terutama Brasil dan Kolombia itu diketahui menular melalui gigitan nyamuk. Sejauh ini belum ada vaksin yang bisa menanganinya. Satu-satunya cara adalah dengan menghindari gigitan nyamuk.

Zika sendiri sebenaarnya tidak fatal, namun demikian kerap dikaitkan dengan kelahiran abnormal berupa bayi dengan kepala kecil bila terkena pada ibu hamil. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya