Berita

ilustrasi/net

Dunia

Terjebak Bentrok, Ribuan Warga Sipil Sudan Dalam Keadaan Mengerikan

SENIN, 08 FEBRUARI 2016 | 16:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

PBB menyebut bahwa puluhan ribu warga sipil yang melarikan diri dari bentrokan antara tentara dan pemberontak di Jebel Marra, Darfur saat ini mengalami keadaan kemanusiaan yang mengerikan.

"Mereka pada dasarnya membutuhkan segalanya," kata koordinator kemanusiaan PBB di Sudan Marta Ruedas seperti dimuat The Guardian.

Bentrokan di Jebel Marra diketahui pecah sejak 15 Januari lalu antara pasukan yang setia terhadap Presiden Omar al-Bashir dengan Tentara Pembebasan Sudan (SLA-AW), yang dipimpin oleh Abdul Wahid Nur.


Bentrokan diwarnai dengan serangan dari pesawat tempur serta artileri.

Badan-badan PBB tidak dapat mengakses sejumlah daerah untuk menverifikasi soal berapa jumlah orang yang terpaksa mengungsi.

"Kita tidak bisa berbicara tentang angka lengkap pengungsi karena terbatasnya akses ke wilayah tersebut," sambungnya.

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan ada 38.000 orang yang dilaporkan telah melarikan diri ke negara bagian Darfur Utara.

Situasi di Darfur Central bahkan lebih sulit untuk menilai karena terbatasnya akses, dengan laporan hingga 50.000 orang melarikan diri. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya