Berita

ana/net

Dunia

Korut Mau Luncurkan Satelit, Dua Maskapai Jepang Ubah Rute Penerbangan Ke Jakarta

JUMAT, 05 FEBRUARI 2016 | 14:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua maskapai besar asal Jepang berencana mengubah sejumlah rute penerbangan di tengah kekhawatiran akan rencana Korea Utara yang hendak meluncurkan satelit ke luar angkasa.

Maskapai tersebut adalah All Nippon Airways (ANA) dan Japan Airlines (JAL). Pada Jumat (5/2), kedua maskapai itu mengumumkan akan mengubah sejumlah rute antara tanggal 8-25 Februari mendatang.

Rute yang dialihkan adalah yang melintasi wilayah udara perairan Filipina. Pasalnya, wilayah tersebut diperkirakan akan terkena serpihan debu atau puing bila Korut meluncurkan satelit.


Menurut keterangan dari ANA seperti dirilis Asia One, perubahan tersebut akan berpengaruh kepada tiga rute penerbangan ANA, yakni dari bandara Haneda Tokyo ke Manila, dari Manila ke bandara internasional Narita Tokyo dan dari Jakarta ke Narita.

Sementara itu JAL akan mengubah rute penerbangan dari Jakarta ke Narita dan dari Narita ke Manila.

Diperkirakan, semua penerbangan akan menderita penundaan antara lima hingga 10 menit.

Untuk diketahui, awal pekan ini Korea Utara menyampaikan kepada PBB soal rencana peluncuran satelit ke luar angkasa. Satelit itu disebut Korea Utara bertujuan untuk melakukan pengamatan bumi.

Namun rencana tersebut ditentang oleh sejumlah negara, terutama Amerika Serikat, Korea Selatan dan juga Jepang. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya