Berita

ilustrasi/net

Dunia

Sepertiga Migran Di Yunani Adalah Anak-anak

RABU, 03 FEBRUARI 2016 | 12:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari sepertiga dari migran yang melakukan perjalanan berbahaya dari Turki melalui laut menuju Yunani merupakan anak-anak.

Menurut data terbaru kantor anak-anak PBB (UNICEF) yang dirilis Selsa (2/2), untuk pertama kalinya sejak awal krisis migran di Eropa, jumlah anak-anak dan wanita yang datang.

"Anak-anak saat ini mencapai 36 persen dari mereka yang mempertaruhkan persimpangan laut berbahaya antara Yunani dan Turki," kata juru bicara UNICEF Sarah Crowe.


"Anak-anak dan perempuan yang bermigrasi kini mencapai hampir 60 persen dari orang-orang yang masuk dari Makedonia," tambahnya.

Angka tersebut menunjukkan perubahan yang signifikan sejak Juni tahun lalu di mana 73 persen di antara migran adalah laki-laki dewasa.

Koordiator khusus UNICEF untuk pengungs dan krisis migran di Eropa Marie Pierre menyebut  bahwa anak-anak dan perempuan lebih rentan terhadap bahaya saat melakukan perjalanan ke Eropa.

"Implikasi dari lonjakan ini dalam proporsi anak-anak dan perempuan bergerak sangat besar," katanya dalam sebuah pernyataan seperti dimuat AFP. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya