Berita

pengungsi/net

Dunia

Oxfam: Negara-negara Kaya Gagal Bantu Pengungsi Suriah

SELASA, 02 FEBRUARI 2016 | 15:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok amal internasional yang berbasis di Inggris, Oxfam mengecam negara-negara kaya yang dinilai gagal melaksanakan kewajiban untuk membantu pengungsi Suriah.

Dalam sebuah analisis baru yang dirilis Oxfam pada Senin (1/2) ditemukan bahwa banyak negara kaya seperti Perancis dan Arab Saudi yang memberikan antuan keuangan kepada pengungsi Suriah secara kurang adil.

"Lima tahun sejak dimulainya krisis kekerasan dan penderitaan terus meningkat namun tingkat pendanaan dan dukungan gagal untuk menyesuaikan," kata Kepala Eksekutif Oxfam Mark Goldring.


Dalam anaisis itu Oxfam menghitung bantuan sesuai dengan ukuran ekonomi nasional dan jumlah pengungsi Suriah yang bermukim di masing-masing negara. Hasilnya ditemukan bahwa negara-negara kaya memberikan 56,5 persen dari total 8,9 miliar dolar AS bantuan yang diperlukan pada tahun lalu.

Di antara negara-negara kaya tersebut, Kuwait merupakan negara yang paling memberikan kontribusi besar.

Selain itu, seperti dimuat Press TV, Oxfam juga memprediksi bahwa pada tahun 2016 ini, negara-negara kaya harus memberikan kontribusi sekitar 9,3 miliar dolar AS untuk membantu pengungsi Suriah.

Krisis di Suriah yang mulai terjadi sejak Maret 2011 lalu sejauh ini telah merenggut lebih dari 260.000 nyawa dan menelantarkan hampir dari setengah populasinya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya