Warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak pergi ke Jepang saat ini memang bisa bebas dari visa. Pasalnya, sejak 1 Desember 2014 lalu, Jepang resmi menerapkan kebijakan bebas visa bagi WNI pemegang e-paspor.
Sayangnya, kebijakan tersebut belum berlaku bagi WNI pemegang paspor biasa. WNI yang memegang paspor biasa masih harus mengajukan aplikasi visa ke Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.
Selain sejumlah dokumen identitas dan catatan keuangan, WNI pemegang paspor biasa yang mengajukan visa di Kedutaan Besar Jepang juga dikenai biaya sebesar 330.000 rupiah untuk kategori Visa Single Entry.
Namun ternyata, sejak tahun 2011 lalu, Jepang punya kebijakan untuk membebaskan biaya pembuatan visa bagi orang asing yang hendak mengunjungi negeri sakura bila memasukkan Kabupaten Miyagi, Fukushima, dan Iwate dalam rencana kunjungan dan destinasi yang akan dikunjungi selama di Jepang. Kebijakan tersebut juga berlaku bagi WNI yang hendak bepergian ke Jepang.
Merujuk pada situs Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, bila WNI hendak mengunjungi Kabupaten Miyagi, Fukushima atau Iwate selama di Jepang, maka akan dibebaskan dari biaya pembuatan visa. Namun mereka harus bisa menunjukkan bukti valid soal kunjungan ke daerah tersebut baik melalui bukti pemesanan tiket pesawat, penginapan, surat undangan atau bukti pemesanan lainnya.
Kebijakan tersebut diberlakukan sejak 15 November 2011 hingga 31 Maret 2016 mendatang.
Kebijakan itu dibuat dalam rangka pemulihan pasca gempa besar yang melanda Jepang di bagian timur. Pasalnya, tiga wilayah tersebut merupakan wilayah yang juga terkena imbas dari bencana yang terjadi Maret 2011 lalu.
Gempa bumi berkekuatan 9,0 skala richter tahun 2011 lalu selain membawa kerusakan infrastruktur, juga memicu terjadinya kebocoran nuklir dari fasilitas pembangkit listrik nuklir di Fukushima. Hal tersebutlah yang membuat wisatawan asing pada umumnya enggan mengjungi wilayah Kabupaten Miyagi, Fukushima dan Iwate.
Karena itulah kebijakan tersebut dibuat sebagai bagian dari upaya pemulihan pasca gempa besar 2011 itu.
[mel]