Berita

kampanye melawan zika/net

Dunia

Presiden Dilma: Brasil Perang Melawan Zika

KAMIS, 28 JANUARI 2016 | 12:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Brasil saat ini tengah berperang melawan nyamuk Aedes aegypti yang menyebarkan virus Zika.

"Kita harus berperang melawan Aedes aegypti, vektor demam berdarah, chikungunya dan Zika," kata Presiden Brazil Dilma Rousseff melalui akun Twitter-nya, mengacu pada dua penyakit virus lainnya ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi.

Ia menyebut bahwa fokus saat ini adalah menghilangkan tempat berkembang biak nyamuk tersebut serta meningkatkan kesadasaran soal penyebaran penyakit tersebut.


"Sementara kita tidak memiliki vaksin terhadap virus Zika, perang harus berkonsentrasi pada penghapusan tempat berkembang biak nyamuk untuk itu," tambah Rousseff.

"Menyingkirkan Zika adalah tanggung jawab kita semua," tegasnya.

Perlu diketahui bahwa virus Zika berpotensi menyebabkan kelahiran microcephaly bila terinveksi pada ibu hamil. Microcephaly sendiri adalah suatu kondisi di mana bayi dilahirkan dengan ukuran kepala abnormal yakni berukuran kecil karena tidak berkembang dengan baik.

Sejak September lalu, Brasil mencatat ada hampir 4.000 kasus bayi dengan microcephaly yang bermuara pada inveksi Zika.

Lonjakan kasus tersebut telah mendorong ketakutan kesehatan global, dengan beberapa negara memperingatkan wanita hamil agar tidak bepergian ke 22 negara di Amerika Selatan di mana virus telah dilaporkan, termasuk satu di antaranya adalah Brasil. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya