Berita

juan manuel santos/net

Dunia

PBB Bentuk Misi Khusus Awasi Pelucutan Senjata Di Kolombia

SELASA, 26 JANUARI 2016 | 13:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dewan Keamanan (DK) PBB menyetujui pembentukan misi PBB untuk membentuk pengamat internasional tak bersenjata demi memantau pelucutan senjata di Kolombia.

Ke-15 anggota DK PBB dengan suara bulat mengadopsi resolusi yang disusun Inggris untuk membentuk misi politik selama 12 bulan untuk memverifikasi gencatan senjata definitif bilateral dan penghentian permusuhan serta pelucutan senjata antara Kolombia dan pemberontak FARC.

Presiden Kolombia Juan Manuel Santos menyambut baik keputusan PBB itu.


"Hari ini, Kolombia adalah sinonim untuk harapan di dunia," tegas Santos.

"Keputusan yang diambil oleh Dewa Keamanan PBB berarti mulai dari hari ini, kita tidak sendiri, tapi bersama dengan PBB dan seluruh dunia untuk maju mengakhiri perang ini," sambungnya dalam pidato yang dilakukan pada Senin malam (25/1).

Misi PBB itu dibentuk berdasarkan permintaan gabungan antara pemerintah Kolombia dan FARC untuk memnatu memonitor proses pelucutan senjata. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya