Berita

ade supandi/net

Pertahanan

TNI AL Terima City Globe dari BP Silaturahmi Raja-raja Nusantara

KAMIS, 26 NOVEMBER 2015 | 18:32 WIB | LAPORAN:

TNI Angkatan Laut (AL) dapat penghargaan dari Badan Pengurus (BP) Silaturahmi Nasional Raja-Sultan Nusantara Indonesia.  Penghargaan City Globe TNI AL Jalesveva Jayamahe itu diberikan karena TNI AL berperan aktif secara terus menerus dalam menjaga kelestarian hutan di Indonesia.

Dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi (Kamis, 26/11) disebutkan bahwa penghargaan diberikan oleh Sekretaris Jenderal Badan Pengurus (BP) Silaturahmi Nasional Raja-Sultan Nusantara Indonesia Raja Samu Samu IV Upu Latu M.L. Benny Ahmad Samu Samu, S.E., M.M. kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P.,.

City Globe TNI AL Jalesveva Jayamahe tersebut berbentuk globe dunia berukuran tinggi 17 cm, berdiameter 70 cm, terbuat dari bahan tembaga murni buatan tangan. "Ini merupakan bentuk terima kasih kami kepada Bapak Kepala Staf Angkatan Laut, bersama jajaran pimpinan serta seluruh prajurit dan staf atas kepedulian yang tinggi kepada kelestarian lingkungan hutan di tanah air, serta juga berharap kegiatan ini sebagai upaya kita dalam rangka menjaga keseimbangan alam guna mendapatkan hasil yang optimal,” kata Raja Samu Samu IV.


Sementara itu, Ade Supandi dalam sambutannya mengatakan bahwa TNI AL sebagai bagian dari komponen bangsa, selama ini telah turut berperan aktif dalam upaya pelestarian hutan, diantaranya ikut serta dalam konservasi hutan mangrove di berbagai wilayah pesisir indonesia, penanganan illegal logging, dan yang terakhir adalah pengiriman prajurit TNI AL dalam rangka penanggulangan kebakaran hutan. "Ini merupakan wujud kepedulian kami dalam pelestarian hutan,” tegas Kasal.

Dia juga berharap dengan adanya kegiatan semacam ini, maka upaya menjaga keseimbangan alam akan mendapatkan hasil yang optimal. Pemanasan global atau yang sering kita sebut global warming, lanjut Kasal, merupakan proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Global warming menjadi isu mutakhir terkait lingkungan hidup, dimana pencemaran dan pengrusakan terhadap lingkungan dianggap sebagai faktor penyebab hilangnya sifat kealamiahan bumi akibat pemanasan global. Dunia pun menyadari untuk melakukan upaya keras mengingat semakin terancamnya eksistensi kehidupan.

"Upaya tersebut dilakukan melalui rekomendasi pembatasan peningkatan suhu dan pemberian dana bagi negara berkembang guna memerangi perubahan iklim Indonesia sebagai negara berkembang yang posisinya berada di sekitar katulistiwa dan memiliki banyak hutan tropis, tentunya mempunyai banyak peran dalam menangani global warming. Peran tersebut dapat diwujudkan dengan menjaga kelestarian hutan indonesia yang merupakan paru-paru dunia,” ujar Kasal.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Wakasal Laksdya TNI Widodo, M.Sc.dan para pejabat utama mabesal, Sementara dari pihak BP Silatnas Raja-Sultan Nusantara Indonesia diantaranya Kabid Kerja Sama Raden Yoyok Sri Waluyo, Ratu Raja Samu Samu VI Ratu Penerang Alam, Pimpinan Konderatu Indonesia Dra. Herlinda Siahaan, serta Kepala Program Kerja Sama Konderatu Nusantara Tiro Panca. [sam]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya