Berita

Rita Pranawati

Anak-anak Korban Penelantaran Mengalami Trauma Besar

JUMAT, 15 MEI 2015 | 19:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Lima anak berinisial L (10), C (10), D (8), AL (5), dan DN (4) yang ditelantarkan kedua orang tua mereka saat ini sedang berada di "safe house" untuk kepentingan perlindungan dan pemulihan psikis anak-anak malang tersebut.

Karena kelima anak pasangan Utomo Perbowo dan Nurindrasari tersebut mengalami trauma.

"Kelima anak itu mengalami trauma," jelas komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Rita Pranawati, dalam perbincangan di Kompas TV malam ini.


Dia menambahkan, dari kelima anak tersebut, tiga anak paling tua yang mengalami trauma besar.

"Karena mereka sudah paham kehidupan di luar mereka lalu dibandingkan di dalam rumah," jelasnya.

Buktinya, anak-anak tersebut tidak berani menatap mata Komisioner KPAI tersebut, misalnya saat ditanya bagaimana sekolah mereka. Anak-anak tersebut langsung tertunduk.

"(Mereka) trauma berkepanjangan. Ini hasil assessment psikolog. Meski memang masih berproses, butuh waktu untuk mereka cerita," tandasnya.

Tak hanya itu, anak-anak pasangan yang tinggal di Cluster Nusa 2 Blok E nomor 37, Perumahan Citra Grand, Cibubur, Bekasi, Jawa Barat itu juga mengalami luka. "Saat ini mereka sedang menjalani visum di polisi. Kita belum dapat hasilnya. Tapi memang ada," imbuh Rita. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya