Berita

Dunia

Kecelakaan Helikopter di Pakistan, Istri Dubes RI Dikabarkan Turut jadi Korban

JUMAT, 08 MEI 2015 | 18:05 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Helikopter militer Pakistan yang membawa sejumlah diplomat mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan, bagian utara negara tersebut.

Insiden itu menewaskan enam orang termasuk Duta Besar Filipina dan Norwegia juga istri duta besar Indonesia dan Malaysia.

Rombongan diplomat tersebut hendak menghadiri acara peresmian proyek pariwisata.


Perdana Pakistan Nawaz Sharif juga dijadwalkan akan membuka peresmian proyek tersebut. Namun pesawat yang membawanya berbalik arah setelah mendapat laporan insiden tersebut.

Pihak Taliban Pakistan mengklaim berada di balik serangan terhadap pesawat tersebut. Namun, jubir militer Pakistan, Asim Bajwa menepis. Dia mengatakan, musibah itu terjadi karena kesalahan teknis.

"Daerah itu bukan basis Taliban," tegas Asim Bajwa kepada media lokal seperti dilansir BBC. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya