Berita

Menperin (tengah) memperhatikan daging beku (frozen) ikan tuna yang telah dikemas di PT Perikanan Nusantara

Bisnis

Menteri Saleh: Bitung, "Jalan Sutera" di Asia Pasifik

KAMIS, 30 APRIL 2015 | 23:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Posisi Bitung, Sulawesi Utara, sangat strategis karena menjadi pintu gerbang dan jalan sutera di Asia Pasifik. Karena itu, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, dan khususnya Pengembangan Kawasan Industri Bitung sudah difasilitasi Kementerian Perindustrian sejak tahun 2008.

Demikian disampaikan Menteri Perindustrian Saleh Husin di Balai Kota Bitung, Kamis (30/4), dalam rangkaian kunjungan kerja ke Sulut. Kunjungan ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan industri di luar Jawa.

Khusus, pada Tahun Anggaran 2015 ini, dia menjelaskan, pemerintah akan menyiapkan lahan kawasan Industri secara bertahap dan pembangunan infrastruktur penunjang kawasan industri.


"Untuk kali ini, kami akan meninjau industri perikanan yang menjadi pionir dalam pengembangan kawasan industri perikanan di Bitung," kata Menperin Saleh Husin.

Dengan komitmen kuat pemerintah, Bitung diharapkan segera menjadi Kota industri baru sebagai motor penggerak Wilayah Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Sulawesi Utara.

"Tentu saja, Kawasan Ekonomi Khusus maupun Kawasan Industri Bitung perlu dukungan dari pemerintah provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Bitung secara konsisten dan berkelanjutan," ujar Saleh.

Wakil Walikota Bitung Max J Lomban menuturkan pada kesempatan yang sama, potensi kemaritiman Bitung mendukung Kawasan Ekonomi Khusus. "Bitung berada di bibir Pasifik yang menjadi poros alur logistik perdagangan luar negeri dari Papua maupun kawasan timur lainnya," paparnya.

Dia juga berharap, fasilitas infrastruktur terutama listrik segera dipenuhi. Pasalnya, pelaku industri pengolahan hasil laut sangat membutuhkan.

Usai acara tersebut, Menperin mengunjungi PT Perikanan Nusantara (Persero) di Bitung. BUMN perikanan ini siap mengoptimalkan produksi menjelang pengembangan Bitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus.  

Secara nasional, Pemerintah telah menetapkan akan dibangun 14 Kawasan Industri baru di luar Jawa.

Untuk wilayah Papua, Maluku, Nusa Tenggara dan Sulawesi, Kementerian Perindustrian akan memfasilitasi pembangunan 7 kawasan industri yaitu di Teluk Bintuni (Papua Barat), Halmahera Timur (Maluku Utara), Bitung (Sulawesi Utara), Palu (Sulawesi Tengah), Morowali (Sulawesi Tengah), Konawe (Sulawesi Tenggara) dan Bantaeng (Sulawesi Selatan) serta 11  sentra industri kecil menengah. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya