Berita

Dompet Dhuafa Kirim Tim Kemanusiaan ke Nepal

SENIN, 27 APRIL 2015 | 01:18 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gempa bumi dengan kekuatan 7,9 skala richter yang terjadi di Nepal telah menggugah rasa kemanusiaan dan solidaritas warga dunia, termasuk Indonesia.

Lembaga Kemanusiaan Dompet Dhuafa akan segera mengirimkan tim kemanusiaan untuk membantu korban gempa yang menewaskan hingga mencapai 2.000 jiwa tersebut.

"Sesegera mungkin, tim akan hadir di Kathmandu sebagai area fokus misi. Rencannya tim pertama, tim advance akan terbang besok Senin, (26/4)," kata Direktur Yayasan Pemberdayaan Sosial Dompet Dhuafa, Sabeth Abilawa, Minggu (26/4) dalam siaran persnya.


Sabeth yang juga menjabat Vice President South East Asia Humanitarian Committee ini menjelaskan, selama di sana tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa akan melakukan koordinasi dengan mitra lokal setempat, Tribhuvan University. Bersama mitra lokal tersebut, beberapa aksi akan dilakukan.

"Di area terdampak nanti aksi kami yang utama adalah mendukung misi penyelamatan dan mendukung persediaan fasilitas untuk misi medis," jelasnya.

Lebih lanjut Sabeth menjelaskan, kondisi geografis Nepal yang tidak memiliki akses laut diprediksikan akan semakin mempersulit penyaluran bantuan kemanusiaan dari luar. Apalagi Bandara Internasional Tribhuvan juga mengalami kerusakan.

Data dari berbagai sumber yang menyebutkan korban tewas sudah mencapai sekitar 2000 jiwa pun hanya data yang masuk dari perkotaan. Desa-desa yang masih putus akses komunikasi dan transportasi dinilai akan menambah deretan panjang korban jiwa di hari hari berikutnya.

Kathmandu dan Pokhara adalah kota dengan padat penduduk dengan cuaca yang tentunya dingin mengingat Nepal adalah "atap dunia". "Menilik dari pengalaman gempa gempa yang terjadi sebelumnya, biasanya dibutuhkan waktu cukup lama untuk evakuasi, bisa saja sampai 4 hari. Sepanjang periode tersebut bantuan logistik makanan dan medis sangat penting disamping alat alat berat untuk evakuasi korban yang terperangkap dalam bangunan,” papar Sabeth.

Rencananya, selang tiga hari kemudian Dompet Dhuafa akan kembali mengirimkan tim kemanusian gelombang kedua. Tim yang diberangkatkan merupakan tim medis yang berasal dari divisi kesehatan Dompet Dhuafa.

Sebagai bagian dari masyarakat global, Dompet Dhuafa terpanggil senantiasa untuk terlibat membantu. bencana yang terjadi di mancanegara seperti gempa bumi di Nepal ini. Aksi ini juga sebagai bentuk diplomasi kemanusiaan Dompet Dhuafa sebagai lembaga yang berasal dari Indonesia.

"Respon ini adalah ungkapan solidaritas yang tulus dan simpati kepada rakyat Nepal akibat gempa kemarin," tukas Sabeth. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya