Berita

Pertahanan

Jangan Biarkan Manuver Politik Picu Konflik Horizontal

MINGGU, 13 JULI 2014 | 15:03 WIB | LAPORAN:

Panglima TNI dan Kepala Polri diminta bersama-sama menghentikan manuver-manuver politik yang bisa memicu konflik horizontal sebagai buntut dari polemik perhitungan cepat yang dilakukan lembaga survei dari kedua pasangan capres-cawapres.

"Panglima TNI sendiri sudah memberikan pernyataan adanya indikasi turbulensi dalam waktu dekat. Jadi Polri dan TNI bersama-sama menangani keamanan Pilpres," kata Ketua Komisi I DPR, Mahfudz Siddiq dalam siaran pers yang dikirim via Blackberry Messenger, Minggu (13/7).

Wakil Sekjen DPP PKS ini juga berharap jangan sampai ada pembiaran terhadap manuver-manuver politik yang bisa memicu konflik horizontal. Khusus mengenai pernyataan Burhanudin Muchtadi yang mengklaim hasil quick count yang dibuatnya adalah yang paling benar dibandingkan KPU jika nantinya berbeda, Mahfudz menilai pernyataan itu provokatif dan jelas-jelas menantang UU Pilpres dan UU Penyelenggaran Pemilu.


“Jika KPU dan Bawaslu berkehendak, hal itu bisa diajukan sebagai pelanggaran pidana,” demikian Mahfudz.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya