Berita

sabar gorky bersama anaknya

Ekspedisi Merdeka

Prestasi Sabar Gorky Diikuti Prestasi Novalia Eka Sadriani

MINGGU, 22 JUNI 2014 | 23:51 WIB | LAPORAN:

. Sekitar 4 tahun yang lalu Sabar Gorky bermimpi ingin memanjat salah satu monumen kebanggan Indonesia, yaitu Monumen Nasional (Monas) Jakarta yang dibangun pada tahun 1959 dan diresmikan 2 tahun kemudian oleh Presiden Soekarno.

Hari ini 22 Juni 2014 atau berketepatan HUT DKI ke 487, mimpi itu terwujud setelah melalui proses perizinan dan persiapan yang panjang.

Dengan menggunakan sistim 5-1, yakni 5 kali tarikan dan 1 kali berhenti, Sabar Gorky menarik tubuhnya secara perlahan namun pasti pada seutas tali karmantel 11 milimeter yang ditambatkan pada cawan lidah api Monas.


Dengan tenaga yang luar biasa dan di bawah panas teriknya matahari, ketinggian batang Monas sekitar 90 meteran dapat ditempuh dalam kurun waktu 20 menit, padahal ketika uji coba di malam hari yang dilakukan 2 pemanjat dari tim teknis Specialised Access System dan Top Ranger And Montain Pathfinder, waktu 30 menit hanya dapat mencapai 1/3 dari batang Monas.

Kehadiran istri dan anak yang datang dari Solo, Jawa Tengah, merupakan salah satu pemicu semangat untuk dapat menunjukan kemampuannya melawan keterbatasan yang ada. Sebuah prestasi yang tidak semua orang dapat melakukan aksi ini, tentu akan menginspirasi bangsa ini agar tidak mudah menyerah dan putus asa untuk meraih sebuah prestasi.

Prestasi Sabar Gorky dalam bidang naik gunung dan panjat dinding, ternyata juga diikuti oleh prestasi akademik anak semata wayangnya, Novalia Eka Sadriani yang baru lulus Sekolah Dasar (SD) dengan NEM 27,95, dengn rincian nilai Bahasa Indonesia 9,20, Matematika 9,50, dan IPA 9,25. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya