Berita

FOTO:NET

Olahraga

Lisuma Jakarta: Sodetan Ciliwung-Cisadane Bukan Solusi Banjir!

Jurus Ahok Dianggap Lebih Baik Ketimbang Jokowi
KAMIS, 23 JANUARI 2014 | 15:39 WIB | LAPORAN:

Rencana Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membuat sodetan Kali Ciliwung Bogor ke Kali Cisadane Tangerang dipandang hanya memunculkan masalah baru.

Ketua Umum Lingkar Studi Mahasiswa (LISUMA) Jakarta Triyanto Sulistiyono berpendapat, ide lama dari Jepang itu bukan solusi yang tepat. Pasalnya, banjir tak hanya permasalahan Jakarta semata.

Ia pun sependapat dengan Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah, apabila sodetan ini dilakukan maka akan ada empat kecamatan di Kota Tangerang (Karawaci, Cibodas, Jatiuwung dan Priuk) yang dialiri oleh Cisadane akan terancam banjir.


"Sama saja Jokowi menyelesaikan masalah banjir dengan melempar masalah tersebut ke daerah sekitar Jakarta," tegas Triyanto di Jakarta, Kamis (23/1).

Justru, kata dia lagi, ide dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama jauh lebih baik dengan membuat saluran drainase di sepanjang aliran Kanal Banjir Barat (KBB) ke Kanal Banjir Timur (KBT) ketimbang pembangunan sodetan. Selain itu juga akan dibangun gorong-gorong dari Casablanca ke KBT.

"Sodetan hanya 60 kubik per detik, kalau gorong-gorong itu jadi 200 kubik per detik jadi akan lebih baik membangun gorong-gorong dibandingkan membangun sodetan Ciliwung-Cisadane," kata dia membandingkan.

Ahok juga ingin menambah pembangunan waduk-waduk di Jakarta Utara serta ruang terbuka hijaunya. Hal ini dinilai memungkinkan dapat mengurangi permasalahan banjir yang ada di wilayah ibukota.

Triyanto kembali menekankan, konsep sodetan Ciliwung-Cisadane hanya menjadi solusi banjir Jakarta menurut Jokowi semata, tetapi masalah bagi warga Tangerang. Sehingga harus terjadi resolusi penyelesaian bencana banjir di Jakarta dan Tangerang dengan tidak memberatkan salah satu wilayah.

"Saya sangat mengharapkan kepada Kementerian PU untuk tidak membangun Sodetan Ciliwung-Cisadane karena jelas merugikan daerah Tangerang dan Banten," tutup Triyanto.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya