Berita

Olahraga

Lorenzo dan Rossi Sarapan Bareng Jokowi

JUMAT, 17 JANUARI 2014 | 20:22 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Joko Widodo mengajak pembalap MotoGP Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bersepeda menuju Balai Kota Jakarta, Jumat pagi (17/1). Berhubung Rossi terlambat datang, akhirnya Jokowi hanya mengajak Lorenzo.

Meski hujan melanda Jakarta sejak tadi pagi, tak menyurutkan Jokowi dan Lorenzo bersepeda. Mereka bersama komunitas Bike To Work berangkat dengan rute dari rumah dinas Jokowi melewati Hotel Indonesia jalan MH Thamrin, dan finish di Balai Kota DKI dari Taman Suropati menuju Balai Kota setelah itu mereka sarapan bersama.

"Kebetulan tadi pagi keduanya mau sepedaan dengan kita, dari Menteng ke Balai Kota. Tapi karena sesuatu hal, Rossi terlambat jadi bersepedanya dengan Lorenzo dan kehujanan," kata Jokowi.


Rossi sendiri baru tiba di Balai Kota pukul 08.30 WIB. Dia kemudian mengadakan jumpa pers sejenak bersama Jokowi dan Lorenzo. Lantaran hari sudah terlalu siang, pria berjuluk VR46 itu hanya menunggangi sebentar sepeda Yamaha tipe Pas Brace-L, kemudian meninggalkan lokasi  untuk pulang kembali ke Italia.

Kegiatan bersepeda ini diikuti dengan puluhan pesepeda dari berbagai komunitas.Sementara kedatangan kedua pembalap motor tersebut dalam rangka pertemuan nasional dengan pabrikan Yamaha, tim yang juga dinaungi Lorenzo dan Rossi musim 2014.

"Kunjungan Loreno dan Rossi kali ini untuk silaturahmi kembali ke masyarakat Indonesia, khususnya bertemu Gubernur DKI Joko Widodo. Sesuai juga dengna hobi Jokowi bersepeda setiap Jumat," ujar GM Promotion and Community Development Yamaha Indonesia Eko Pra bowo.  

Tahun ini untuk kedua kalinya Lorenzo dan Rossi tampil bareng di Indonesia, setelah pada 2013 ikut meresmikan logo baru Yamaha Semakin Di Depan. Di 2010 keduanya pernah datang bersamaan tapi di kota berbeda, Lorenzo ke Bandung dan Yogya, Rossi ke Surabaya dan Medan.

Sebagai pebalap Yamaha MotoGP Lorenzo sudah sembilan kali ke Indonesia, dan Rossi empat kali.[dem]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya