Berita

Vinky Montolalu/net

Olahraga

SEA GAMES 2013

Kalah Seleksi Lewat Voting, Vinky Kecewa

RABU, 11 DESEMBER 2013 | 20:12 WIB | LAPORAN:

Petinju Indonesia Vinky Montolalu sangat kecewa tidak terpilih dalam skuad inti Indonesia di SEA Games 2013 Myanmar. Menurutnya, cara voting yang dilakukan Persatuan Tinju Amatir Nasional (Pertina) untuk menyeleksi pemain sangat tidak fair.

Demikian dikatakan Vinky saat kembali ke tanah air, Rabu petang (11/12). Vinky (24) semula diproyeksikan bertarung di kelas 64 kg. Namun belakangan dia dicoret dan digantikan Erico Amanpuyo yang notabene selalu kalah dari dirinya dalam tiga kali pertemuan.

Menurutnya, sejak awal seleknas di Kuba 4 September-12 Oktober lalu, Manajer Tinju Indonesia Martinez Dos Santos sempat menyatakan tolak ukur seleksi adalah data latihan, VO2 Max maupun prestasi selama pelatnas.


“Saya kecewa dikalahkan lewat seleksi yang tidak fair, bukannya lewat pertarungan di atas ring. Padahal, performa saya sangat prima dan lebih baik dari Erico,” katanya.

Pelatih Vinky dari sasana Amphibi Jakarta, Husni Ray pun mempertanyakan putusan Pertina. Padahal VO2 Max petinjunya 5,7 dan sudah memenuhi syarat masuk tim inti. Erico pun dikalahkan Vinky di Sarung Tinju Emas 2012, PON Riau 2012 dan Piala Wakil Presiden 2013.

“Dengan parameter seperti ini, saya mempertanyakan keputusan Pertina mencoret Vinky. Ini merupakan preseden buruk bagi tinju nasional,” kata Husni.

Pertina belakangan merubah keputusan seleksi. Pada 2 Desember, Pertina menyatakan seleksi akan dilakukan dengan cara voting dari 17 suara gabungan dari pelatih dan pemain.

“Tadinya voting itu hanya untuk ajang minta pendapat dari anggota pelatnas untuk memberi masukan pada Pertina, dengan catatan prestasi pemain dan kondisi fisik terakhir jadi prioritas penentuan pemain. Hari Minggu (8/12) pelatih kepala tim Indonesia asal Kuba Ernesto Moreno malah menyatakan voting itu jadi putusan final, yang isinya 12 memilih Erico, saya 3 suara dan dua suara abstain,” kata Vinky yang kemudian kecewa dan langsung pulang ke Indonesia. [rus]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya