Berita

SEA Games 2013

Olahraga

Tuan Rumah Dituding Bermain Curang

RABU, 11 DESEMBER 2013 | 08:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Myanmar sebagai tuan rumah SEA Games 2013 dituding melakukan segala cara demi meraih emas termasuk menggunakan cara-cara tidak terpuji.

Cabang olahraga tinju yang diikutsertakan dalam perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara ini dikabarkan menjadi pintu gerbang tuan rumah bermain curang.

Ketika pertandingan di gelar di Wunna Theiki Indoor Stadium, Thailand merasa dirugikan setelah salah satu atlet tinju putrinya, Tassamalee Thongjan kalah di semifinal melawan Nesthey Petecio dari Filipina.


Tassamalee Thongjan yang turun di kelas 57 kg mendapatkan kejutan ketika ketiga hakim memberikan kemenangan atas lawannya Petecio 37-39. Dengan hasil pertarungan itu Thongjanharus puas mendapatkan medali perunggu. 

“Saya menyadari memang tidak melakukan pertarungan dengan baik di ronde pertama. Tapi pada dua ronde berikutnya saya sudah memegang kendali. Saya yakin para penonton tahu tentang hal itu.” keluh Thongjan dikutip Bangkok Post, kemarin.

Hal senada disampaikan asisten manajer tinju Thailand, Somyot Julsen. Menurutnya, semua pertarungan sudah dirancang sedemikian rupa untuk membuka jalan bagi petinju Myanmar, New Ni merebut medali emas. “Tanpa Tassamalee, petinju Myanmar akan lebih mudah memenangkan medali emas,” katanya.

Aroma Myanmar menjadi juara umum di SEA Games kali ini sebenarnya sudah tercium. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Roy Suryo sebelumnya juga sempat khawatir terhadap tuan rumah yang bakal menghalalkan segala cara meraih medali emas.

Bekas pakar telematika terkenal ini menyayangkan nomor-nomor cabang olahraga unggulan di SEA Games XXVII tidak dipertandingkan. Justru tuan rumah lebih mengutamakan nomor-nomor cabang yang belum masuk internasional seperti Chinlone dan catur Myanmar. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya