Berita

Gu Juan

Olahraga

Menang, Bellaetrix Dapat Kartu Kuning

badminton
RABU, 11 DESEMBER 2013 | 08:52 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kemenangan Bellaetrix Manuputty dua game langsung, 21-13, 21-17  atas pebulutangkis Singapura, Gu Juan di ajang SEA Games Myanmar, kemarin diwarnai insiden kartu kuning.

Insiden yang terjadi di babak kedua itu bermula saat Bellaetrix meminta persetujuan Gu mengganti shuttlecock, tapi ditolak. Saat itu Bellaetrix unggul18-16 atas Gu.

Penolakan itu memaksa Bellaetrix harus membetulkan shuttlecock karena kondisinya sudah jelek. Namun Gu menganggapnya sebagai tindak perusakan dengan sengaja. Dia langsung melayangkan protes kepada wasit yang memimpin pertandingan. Kemudian wasit mengganjar pemain putri Indonesia ini dengan kartu kuning. “Saya memang beberapa kali membetulkan shuttlecock karena sudah jelek. Ketika saya minta Gu menggantinya, dia malah menolaknya,” kata Bellaetrix di situs PBSI.


Akibat insiden tersebut, pertandingan sempat terhenti beberapa saat. Namun, pemilik rangking ke-29 dunia itu mengaku diuntungkan karena lawan sempat kehilangan konsentrasi di saat dirinya tengah mengejar ketertinggalan. “Saya diuntungkan karena bisa ambil nafas lagi.”

Pada babak perempat final, Bellaetrix akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Li Lian Yang. Sementara Aprilia Yuswandari yang di babak pertama mengalahkan wakil tuan rumah, Thu Zar Thet Htar, 21-13, 21-6, akan berhadapan dengan Busanan Ongbumrungpan, unggulan kedua dari Thailand.

Sedangkan dari partai putra, Dionysius Hayom Rumbaka dan Wisnu Yuli Prasetyo sukses melalui pertandingan hari pertama mereka di ajang SEA Games Myanmar 2013 dengan kemenangan mudah.

Hayom menghentikan perlawanan wakil dari Laos, Seng Chaleun Phaxay, 21-10, 21-5. Sementara Wisnu menang telak atas pemain Kamboja, Phorrom Cheng, 21-5, 21-9. “Lawan memang kelasnya masih di bawah saya, pertandingan ini lebih saya manfaatkan untuk penjajakan lapangan,” ujar Wisnu.

Dalam sepuluh tahun terakhir, medali emas tunggal putra di ajang SEA Games tak pernah lepas dari genggaman Indonesia. Sejak SEA Games 2003 di Hanoi hingga SEA Games 2011 di Jakarta, medali emas tunggal putra selalu berhasil diamankan para pebulutangkis Indonesia.

Namun di ajang SEA Games 2013 kali ini tunggal putra Indonesia hanya ditargetkan meraih perak. “Tentunya saya ingin sekali meneruskan tradisi medali emas tunggal putra di SEA Games. Meskipun ditargetkan medali perak, saya pribadi inginnya bisa menyumbangkan medali emas untuk Indonesia,” pungkas Hayom.

Di babak kedua Hayom akan menghadapi wakil tuan rumah, Min Aung Kyi. Sedangkan Wisnu bertemu dengan Zainuddin Iskandar Zulkarnain dari Malaysia. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya