Berita

ilustrasi/net

Olahraga

IOA Siap Jadi Motivator bagi Atlet-atlet Nasional yang Mau Berlaga

SELASA, 03 DESEMBER 2013 | 09:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Di antara tujuan berdirinya asosiasi Mantan Atlet Olimpiade Indonesia (IOA), yang sudah berdiri tiga tahun ini, adalah untuk memberi semangat kepada atlet yang akan tampil baik di Sea Games, Asian Games, maupun Olimpiade. Namun organisasi ini tidak akan membina atlet karena hal itu sudah dilakukan oleh Satlak Prima, Koni, dan KOI.

Demikian disampaikan Sekjen IOA, Lukman Niode, di Hari Ulang Tahun IOA yang ketiga di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta (Selasa, 3/12).

"Kami akan masuk ke unsur-unsur non-teknis seperti memberi motivasi atlet sebelum bertanding. Kami bisa menjadi motivator untuk atlet yang akan berlaga karena kami tahu betul medan perang. Bukan menggunakan motivator lain yang tidak tahu lapangan," kata Lukman.


Selain menjadi motivator, IOA akan membantu atlet yang kesulitan menjalani pendidikan di tingkat SMP hingga SMA. Kadang-kadang pihak sekolah mengancam, ingin jadi atlet apa murid yang baik. Padahal atlet juga berhak mendapat pendidikan yang sama dengan siswa lain.

"Masalah seperti ini yang akan kami tangani," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya akan memberikan soft skill terhadap atlet agar jika sudah pensiun tak bingung mencari pekerjaan. Pasalnya, sebagian besar atlet Indonesia tak memiliki kemampuan selain olahraga yang ditekuninya tersebut.

Kini, organisasi yang dipimpin mantan altet petenis meja Anton Suseno ini sudah memiliki 254 anggota, yang terdiri dari mantan atlet yang tampil sejak Olimpiade 1952 hingga 2012. Selain Anton Suseno, para olimpian yang tergabung dalam IOA antara lain Lukman Niode (renang), Kresna Bayu (judo), Purnomo M Yudhi, Emma Tahapary (atletik), Yayuk Basuki (tenis), Richard Sambera (renang), Ricky Subagja, Susi Susanti, Alan Budikusuma, Taufiq Hidayat (bulutangkis), Hadi Wihardja (angkat besi) dan La Paene Masara (tinju).

Dalam kesempatan ini, Anton Suseno menambahkan, organisasi yang dipimpinnya juga berhasrat menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah Kongres Olimpiade yang diikuti mantan-mantan atlet dunia. Keinginan itu sudah disampaikan kepada asosiasi di atasnya, yakni tingkat Asia dan Oceania.

"Kita disuruh siap-siap menjadi penyelenggara Kongres Olimpiade dan kami pastikan sudah siap," ujar Anton. [ysa]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya