Berita

Nusantara

Panwaslu Tidak Jadi Periksa Wakil Walikota Tangerang

JUMAT, 07 OKTOBER 2011 | 18:31 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Walikota maupun Wakil Walikota Tangerang enggan berurusan dengan Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslu). Setelah sebelumnya Walikota Tangerang Wahidin Halim mangkir dari panggilan Panwas, kini Wakil Walikota Tangerang Arief Wismansyah juga melakukan hal yang sama.   

Hingga sore tadi, Wakil Walikota Tangerang tidak hadir dalam undangan klarifikasi yang disampaikan Panwas. Padahal seharusnya agenda pemeriksaan dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB. Sementara sejumlah pejabat lainnya ada yang datang memenuhi undangan klarifikasi atas dugaan pelanggaran yang dilakukan Wakil Walikota tersebut.  

"Pertama saya harus sampaikan, karena Pak Arief masih ada rapat yang tidak bisa ditinggalkan, mengingat saat ini Pak WH sudah Cuti. Jadi kegiatan yang seharusnya dilakukan Pak Walikota diambil alih oleh Wakil Walikota. Jadi beliau tidak bisa memenuhi panggilan Panwaslu," ujar Ketua Tim Advokasi pasangan WH-Irna, Ibadi, dalam penjelasan pers.


Dia menjelaskan, karena banyaknya agenda yang tidak bisa ditinggalkan tersebut, Wakil Walikota meminta Tim Advokasi ini untuk memenuhi panggilan Panwas.

"Pak Wakil secara pribadi meminta kepada saya untuk mewakili pemeriksaan di Panwaslu Kota Tangerang," ujarnya.   

Menurutnya, karena ada beberapa keterangan yang perlu dikonfirmasi oleh Wakil Walikota, maka dirinya masih harus mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada Arief Wismansyah. 

"Mengingat ada sejumlah pertanyaan yang harus diklarifikasi oleh Pak Arief, maka saya akan tanya lebih dahulu. Ada beberapa alat bukti yang perlu saya sampaikan, seperti rekaman yang utuh. Senin saya akan sampaikan kepada Panwaslu," tukasnya.   

Sementara sejumlah pejabat sebelumnya diperiksa Panwaslu Kota Tangerang mulai pukul 08.30-11.30 WIB. Sejumlah pejabat yang diperiksa terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan Arief yakni, Asda I, Asda III, dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Selain itu, Camat Batuceper dan Camat Pinang juga diperiksa.

Sejumlah pejabat ini, diperiksa secara maraton terkait dugaan kampanye terselubung yang dilakukan Wakil Wali Kota Tangerang, saat acara launching e-KTP, Jumat (30/10) lalu di kantor Kecamatan Batu Ceper.   

Ketua Panwaslu Kota Tangerang, Wahyul Furqon, mengatakan, dirinya tidak melakukan pemeriksaan terhadap Ibadi yang datang atas perintah Arief Wismansyah selaku terlapor.

"Saya bekerja sesuai prosedur. Hari ini, kita panggil Arief R Wismansyah selaku terlapor. Jika yang datang pengacara atau tim advokasinya, ya kita tidak bisa proses," tegasnya.   

Jika dalam sepekan mendatang Arief Wismansyah tetap tidak memenuhi panggilan klarifikasi, pihaknya tetap mengambil keputusan Panwaslu melalui pleno Panwas.   

"Ya jika terlapor tidak datang, kita bisa tindaklanjuti dengan melakukan pleno Panwaslu. Jika nanti terbukti bisa saja kita naikkan kasus ini ke Gerakan Penegakan Pemilu (Gakumdu) Kota Tangerang," tukasnya.[ald]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya