Berita

Blitz

Olga Lidya: Sudah Lima Kali, Masih Ketagihan

SABTU, 04 SEPTEMBER 2010 | 17:26 WIB | LAPORAN:

RMOL. Siapa yang tak kenal  artis cantik keturunan Tionghoa , Olga Lidya yang ditetapkan Kementerian Kebudayaan dan Kepariwisataan sebagai duta Komodo? Dia akan bersemangat jika bercerita tentang keindahan alam Nusa Tenggara Timur (NTT), tak terkecuali Labuan Bajo dan Pulau Komodo.

Dari intonasinya jelas menunjukkan  Olga Lidya  itu kepincut. Sejak Desember 2009, Presenter Republik Mimpi itu sudah lima kali ke sana.

“Huaaah luuuar biasa, indah banget, saya puas  deh,” celotehnya bersemangat menceritakan pengalaman berada di pulau yang eksotis.


Lima kali berkunjung ke lokasi “Surga Yang Hilang” itu bagi Olga dirasakan kurang.

“Saya jadi ketagihan deh. Betul,” katanya bersemangat.

Di tengah-rengah acara peluncuran iklan terbaru Kuku Bima Energy (KBE) versi Labuan Bajo di Jakarta,  artis yang juga terkenal lewat sinetron Lo Fen Koei ini ke sana semula untuk berburu foto mamalia laut, manta yang sejenis ikan pari.

Maklumlah, karena artis dan presenter ini juga sebagai duta untuk mempromosikan Taman Nasiona (TN) Komodo.

Bos produsen jamu dan suplemen PT Sido Muncul, Irwan Hidayat, cukup jeli melihat potensi keindahan alam Labuan Bajo untuk dijadikan lokasi shooting film iklan produknya (KBE), sekaligus mendongkrak popularitas taman wisata dan taman konservasi itu. Irwan Hidayat pun menggandeng Olga Lidya menjadi salah satu bintang iklannya.

Menurut Olga, selain keindahan pulau yang dihuni satwa reptil dilindungi (komodo),  perairan di sekitar Pulau Komodo juga menawarkan keindahan alam bawah laut yang eksotis.

"Banyak sekali titik menyelam yang aman bagi penyelam pemula seperti saya. Menyelamnya enak banget! " ujar presenter tayangan parodi politik ini.

Olga sangat optimistis bahwa faktor pariwisata bisa menjadi salah satu andalan Indonesia untuk keluar dari zona kemiskinan. Menurutnya , Indonesia memiliki banyak potensi yang belum dimanfaatkan dan terekspos. [arp]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya