Berita

Blitz

Hendak Konser, Artis Keturunan Singapura Diamuk Massa

SELASA, 17 AGUSTUS 2010 | 13:43 WIB

RMOL. Sabtu, 14 Agustus lalu menjadi hari tidak menyenangkan bagi penyanyi dan bintang reality show, Tila Tequila. Ia ketiban sial saat konser di 'Gathering of the Juggalos', festival musik di Hardin County, negara bagian Illinois. Ia dilempari batu, botol dan mercon. Wajah Tila pun luka sampai berdarah-darah.

Penyanyi yang juga model dan presenter yang sempat membuat heboh lewat video porno itu menceritakan ia diserang saat akan menuju panggung.

Luka di wajah Tila Tequila disebabkan karena penyanyi kelahiran Singapura ini dilempar batu yang datangnya dari kerumunan penonton. "Botol bir merusak pelipis mataku, rambutku hampir terbakar karena mereka juga melempar mercon ke panggung," kata Tila kepada CNN.


Ketika penonton konser mulai mengamuk Tila sempat diamankan pengawal dan petugas keamanan. Artis kelahiran 24 Oktober 1981 itu dilarikan ke trailer. Namun penonton yang jumlahnya sekitar dua ribu mengejarnya. Mereka mengepung trailer dan memecahkan kaca jendela.

"Orang-orang itu berusaha membunuhku," kata penyanyi seksi yang pernah memamerkan payudaranya saat peluncuran album baru itu.

Mengapa penonton mengamuk? Seorang saksi kepada CNN menyatakan Tila mengejek penonton. "Dia mengejek dan para penonton ngamuk," kata saksi mata itu. Tidak dijelaskan seperti apa ejekan tersebut.

Saksi lain, seperti dilansir E! Online menyatakan kerusuhan itu mulai terjadi setelah Tila memamerkan payudaranya. "Ia melepas baju atasannya dan mulailah keributan," kata saksi itu.

Tila mengatakan ia merencanakan akan menggugat panitia konser atas kejadian tersebut.   [rry/arp]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya