Duel Klasik Persija Lawan Persib Kembali ke Jakarta

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/ananda-gabriel-5'>ANANDA GABRIEL</a>
OLEH: ANANDA GABRIEL
  • Kamis, 10 September 2026, 18:02 WIB
Duel Klasik Persija Lawan Persib Kembali ke Jakarta
Laga Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang digelar di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa, 4 Agustus 2026 pukul 16.30 WITA. (Foto: Dokumentasi RMOL)
Kecil Besar
rmol news logo Suporter sepak bola Indonesia patut bersiap karena duel klasik sarat gengsi antara Persija Jakarta dan Persib Bandung dipastikan kembali bergulir di ibu kota.

Pertandingan lanjutan Super League ini akan dilangsungkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada hari Sabtu pukul 15.30 WIB.

Direktur Utama I-League, Ferry Paulus, mengonfirmasi bahwa seluruh perizinan baik secara prinsip maupun lisan dari pihak kepolisian dan pengelola stadion telah diterbitkan.

Kepastian ini sekaligus mengakhiri penantian panjang suporter tuan rumah setelah laga kandang penuh rivalitas ini terpaksa harus berpindah-pindah ke tempat netral sejak tahun 2019 akibat berbagai kendala keamanan serta kesibukan kota Jakarta.

"Kami tahu bahwa pertandingan ini sudah cukup lumayan lama tidak ada di Jakarta ya, beberapa kali karena padat dan kesibukannya kota Jakarta sehingga tidak digelar di Jakarta," ujar Ferry Paulus dalam konferensi pers di Jakarta.

Ia juga menambahkan, "Pertandingan kali ini secara prinsip sebenarnya, secara lisan dan prinsip dari izin-izin juga sudah terbit."

Mengingat tingginya tensi rivalitas serta rekor pertemuan terakhir di mana Maung Bandung lebih mendominasi dengan empat kemenangan dan satu hasil imbang dari lima laga terakhir, pihak penyelenggara mengambil langkah pengamanan ekstra ketat.

I-League bersama PSSI turut mengimbau suporter tim tamu, Bobotoh, untuk tidak hadir langsung di stadion demi keamanan bersama.

Ferry menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi toleransi kepada oknum suporter yang mencoba merusak jalannya pertandingan melalui aksi anarkis atau tindakan kriminal.

"Oleh karena itu kami akan selalu bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk meminta kepada kepolisian jika ada penonton atau suporter yang sifatnya merugikan, baik itu anarkisme dan hal-hal yang negatif, bahkan sampai mengarah kepada kriminal, maka kita akan mendorong Polri untuk menangkapnya, menindaknya secara tegas," tegas Ferry.

Kehadiran kembali laga sarat sejarah ini di SUGBK tentu menjadi momentum yang sangat dinantikan, sekaligus menjadi ujian besar bagi kedewasaan suporter sepak bola nasional dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: TIFANI

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA