Gemuruh puluhan ribu supporter di SUGBK menjadi saksi kemenangan manis Garuda. Lewat laga final yang sengit, Timnas Indonesia sukses mengangkat trofi.
Pertarungan sengit antara kedua raksasa ASEAN ini tersaji ketat sejak menit pertama. Kebuntuan laga baru pecah di sepuluh menit terakhir babak kedua setelah tensi permainan memuncak.
Petaka menghampiri kubu Thailand ketika Nicholas Mickelson diusir keluar lapangan usai diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-81.
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, Indonesia sukses mencuri keunggulan lebih dulu lewat eksekusi tendangan bebas terukur dari Dean James pada menit ke-84.
Namun, euforia tuan rumah hanya bertahan singkat setelah Iklas Saron merobek jala gawang Indonesia lewat gol balasan cepat pada menit ke-87, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak perpanjangan Waktu.
Memasuki babak
extra time, drama saling kejar angka kembali menguras emosi puluhan ribu suporter.
Skuad Gajah Perang yang bermain dengan 10 orang justru secara mengejutkan mampu berbalik unggul melalui sontekan Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111.
Di tengah tekanan waktu yang semakin menipis, bek jangkung Elkan Baggott muncul sebagai penyelamat lewat gol krusialnya pada menit ke-116. Kedudukan kembali imbang 2-2 dan secara otomatis memaksa penentuan gelar juara ditentukan lewat titik putih.
Pada babak adu penalti yang menguji ketahanan mental tingkat tinggi, para eksekutor Merah Putih tampil lebih tenang dan mematikan.
Emil Audero menjadi pahlawan usai berhasil gagalkan dua penalti pemain Thailand.
Kemenangan di babak tos-tosan ini secara resmi mengunci status Timnas Indonesia sebagai juara mengakhiri perlawanan gigih Thailand, sekaligus menyempurnakan pesta gelar juara di hadapan publik Tanah Air.
BERITA TERKAIT: