"Untuk pelaku satu orang inisial MY yang beralamat di sekitar lokasi kejadian sekolah sudah diamankan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan.
Usai ditangkap, pelaku masih diperiksa di Mapolres Metro Jakarta Selatan.
"Masih dalam pendalaman penyidik terkait tujuan dan motif dari yang bersangkutan," jelas Budi.
Sebelumnya, Tim Gegana Korps Brimob Polri dan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror diterjunkan untuk menangani ancaman bom. Petugas langsung melakukan penyisiran di seluruh area sekolah untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan.
Sebagai langkah pengamanan, seluruh siswa dan guru dievakuasi demi menjamin keselamatan warga sekolah maupun masyarakat di sekitar lokasi.
Ancaman bom diterima saat para siswa dan guru tengah mengikuti upacara pada hari pertama masuk sekolah usai libur panjang dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Berdasarkan informasi kepolisian, pesan ancaman dikirim melalui aplikasi WhatsApp ke nomor pribadi seorang guru dan petugas tata usaha sekolah.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: