Pengamat politik Adi Prayitno menilai para politisi dan pengurus partai sebenarnya sudah mulai menyusun strategi menuju kontestasi politik 2029, meski bagi sebagian masyarakat momentum tersebut masih dianggap jauh.
“Bagi orang yang bukan aktivis partai, 2029 mungkin masih jauh. Tetapi bagi politisi dan pengurus partai, batu bata kekuatan politik itu sudah mulai disusun dari sekarang,” ujar Adi lewat kanal Youtube miliknya, Kamis, 25 Juni 2026.
Direktur Parameter Politik Indonesia itu melihat ada perbedaan sikap di kalangan partai politik ketika merespons nama Prabowo dan Gibran.
Ia menilai hampir seluruh partai politik pendukung pemerintah menunjukkan kecenderungan mendukung Prabowo untuk kembali maju pada Pilpres 2029.
Meski demikian, dukungan serupa belum terlihat untuk Gibran. Menurut Adi, sejauh ini partai-partai politik belum memberikan pernyataan politik yang tegas mengenai dukungan terhadap Gibran untuk kembali mendampingi Prabowo.
Sebaliknya, mayoritas partai masih beranggapan bahwa pembahasan mengenai calon wakil presiden masih terlalu dini karena dinamika politik ke depan masih sangat terbuka.
“Bahkan mereka mengatakan Belanda masih jauh, masih ada dinamika politik yang harus dilihat dan seterusnya,” ujarnya.
Ungkapan "Belanda masih jauh" adalah idiom politik yang cukup populer di Indonesia. Maknanya kurang lebih masih terlalu dini untuk membahas sesuatu atau jangan terburu-buru mengambil kesimpulan karena waktunya masih lama.
Adi menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa partai-partai koalisi saat ini baru memiliki kesepahaman mengenai dukungan terhadap Prabowo untuk kembali maju sebagai calon presiden.
Sementara untuk posisi calon wakil presiden, partai-partai masih membuka berbagai kemungkinan dan belum mengunci dukungan kepada figur tertentu.
Menurutnya, sikap itu tidak terlepas dari potensi masing-masing partai untuk mengusulkan kader atau tokoh yang dianggap memiliki peluang mendampingi Prabowo pada Pilpres 2029.
“Karena sepertinya partai-partai koalisi pendukung pemerintah juga punya potensi, punya jagoan yang sangat mungkin disorongkan untuk menjadi calon wakil, yang bisa berdampingan dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2029,” pungkas Adi.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: