Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/bonfilio-mahendra-1'>BONFILIO MAHENDRA</a>
LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA
  • Sabtu, 20 Juni 2026, 12:43 WIB
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur di Jombang
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden RI Ke-4 K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Kabupten Jombang, Jawa Timur (Jatim) pada Sabtu, 20 Juni 2026 (Div Humas Mabes Polri)
rmol news logo Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan ziarah ke makam Presiden ke-4 RI, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu 20 Juni 2026. 

Ziarah tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026.

Kapolri datang bersama rombongan pejabat utama (PJU) Mabes Polri dan Polda Jawa Timur dengan mengenakan peci. Kehadirannya turut didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Rombongan disambut langsung oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Machfudz atau Gus Kikin, yang kemudian mengalungkan surban kepada Kapolri.

Usai penyambutan, Jenderal Listyo Sigit bersama rombongan memanjatkan doa dan menaburkan bunga di pusara mantan Presiden RI tersebut.

Sebagai informasi, Gus Dur menjabat sebagai Presiden ke-4 Republik Indonesia pada periode 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001. Selama masa kepemimpinannya, ia melanjutkan agenda reformasi, antara lain dengan mendorong profesionalisme militer dan memperkuat supremasi sipil dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pada era pemerintahan Gus Dur, pemisahan TNI dan Polri dikukuhkan melalui TAP MPR Nomor VI Tahun 2000 tentang Pemisahan TNI dan Polri serta TAP MPR Nomor VII Tahun 2000 tentang Peran TNI dan Polri.

KH Abdurrahman Wahid juga dikenang sebagai "Bapak Pluralisme" karena konsistensinya memperjuangkan nilai-nilai keberagaman, toleransi, dan keharmonisan antaretnis di Indonesia. rmol news logo article


EDITOR: RENI ERINA

ARTIKEL LAINNYA