Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Dirikan 264 Pos, Forkopimda Jatim Siap Layani Pemudik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Senin, 25 April 2022, 20:34 WIB
Dirikan 264 Pos, Forkopimda Jatim Siap Layani Pemudik
Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jawa Timur, Kabinda Jatim dan Sekdishub prov Jatim mengecek kesiapan mudik di Stasiun Pasar Turi/Net
rmol news logo Forkopimda Jawa Timur memastikan kesiapan pos pengamanan, pelayanan dan posko terpadu dalam rangka operasi ketupat 2022 sebagai bagian dari upaya pemerintah melayani masyarakat pada pelaksanaan mudik.  

Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto bersama Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, serta Sekdishub prov Jatim dalam hal ini mewakili Gubeenur Jatim melakukan pengecekan kesiapan pos-pos tersbut yang telah didirikan di sejumlah ruang publik.

Tempat pertama yang di kunjungi adalah Stasiun Kereta Api Pasar Turi, terhadap penumpang dan pelaksanaan antigen serta proses tiketing yang terintegrasi dengan aplikasi Peduli Lindungi.

Pengecekan dilakukan dengan sesekali Forkopimda berdialog dengan masyarakat yang akan mudik serta memberikan masker kepada calon penumpang.

Usai melakukan pengecekan di Stasiun Pasar Turi, Forkopimda lanjut melakukan pengecekan di Pelabuhan Tanjung Perak. Forkopimda memastikan kesiapan personil yang melaksanakan pengamanan di Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran tahun 2022 di Pelabuhan Tanjung Perak dalam rangka antisipasi arus mudik Idul Fitri 2022.

“Di seluruh Jawa Timur ada sebanyak 195 pos pengamanan, kemudian ada 59 pos pelayanan dan ada 10 pos terpadu sehingga total 264 pos didirikan. Untuk semuanya disediakan fasilitas kesehatan sehingga masyarakat apabila dalam melakukan pergerakan baik di bandara, baik di terminal, di stasiun kereta api, atau melalui kapal laut, semuanya sesuai dengan aturan, diwajibkan untuk melaksanakan vaksin ketiga atau booster,” kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta usai melakukan pengecekan kesiapan di Stasiun Pasar Turi, Senin (25/4).

Nico menyampaikan, bagi pemudik yang baru melaksanakan vaksinasi ke 1 ataupun 2 diwajibkan mereka membawa persyaratan sudah di PCR dalam waktu 3x24 jam, kemudian melaksanakan antigen 1x24 jam.

"Hasil pengecekan kami sementara semuanya berjalan dengan baik dan kami ucapkan terima kasih semua stakeholder yang bergabung dalam pos terpadu bekerja dengan sangat baik. Harapannya nanti sampai dengan puncaknya hari Jumat, Sabtu, Minggu depan, kesiapan ini bisa terjaga dan masyarakat harapannya nanti bisa melaksanakan mudik sehat dan mudik aman," harapnya.

Nico juga berpesan untuk masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan pada saat melakukan mudik. Namun, bagi yang belum melaksanakan vaksin booster diimbau untuk segera mendatangi Babinsa, Babinkamtibmas, kemudian bidan desa di masing-masing daerah, karena seluruhnya kesiapan vaksinasi booster sementara ini masih tersedia.

"Lalu harapan kami mudah-mudahan dengan kesiapan dari seluruh stakeholder dan juga kesadaran masyarakat selesai nanti melaksanakan mudik Kita semua bisa kembali dengan sehat dan aman," demikian Nico Afinta.rmol news logo article
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA