Dimensy Mobile
Farah.ID
Dimensy
Farah.ID

Supaya Masyarakat Tenang Ibadah Ramadhan, Kapolda Riau Perintahkan Jajaran Sikat Miras, Judi Hingga Premanisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Jumat, 01 April 2022, 15:43 WIB
Supaya Masyarakat Tenang Ibadah Ramadhan, Kapolda Riau Perintahkan Jajaran Sikat Miras, Judi Hingga Premanisme
Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal/Net
rmol news logo Upaya menciptakan kondusifitas bulan suci Ramadhan, Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal memerintahkan jajarannya untuk melakukan Operasi Cipta Kondisi berupa Kegiayan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Dalam operasi ini, ribuan botol minuman keras (miras) serta berbagai penyakit masyarakat diantaranya perjudian dan premanisme disikat habis. Tak hanya itu, kejahatan konvensional tak luput dalam operasi ini.

“Dalam rangka menciptakan dan menjamin situasi Kamtibmas yang kondusif, khususnya menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H. Polda Riau beserta jajaran melaksanakan KRYD dengan sasaran perjudian, premanisme, miras, handak, sajam, curas, curat dan curanmor serta yang lainnya,” kata Iqbal di Mapolda Riau, Jumat (1/4).

Iqbal mengatakan, kegiatan KRYD yang dilaksanakan jajaran ini merupakan wujud nyata stright preventif atau serangan pencegahan. Pihaknya berhasil mengamankan beberapa barang bukti dari hasil operasi penyakit masyarakat tersebut.

“Dari operasi KRYD, berhasil diamankan minuman keras sebanyak 19.562 botol atau kaleng berbagai merk, arak 250 liter, arak samsu putih, 40 liter, arak cap cuan 10 liter, tuak 1.139 liter. Jenis togel 32 orang dan barang bukti uang sebanyak Rp 16.918.000 diamankan,” beber Iqbal.

“Jenis Kartu QQ dengan jumlah tersangka 7 orang dan barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak Rp 1.440.000. Sabu sebanyak 39,41 kg, Ekstasi 899 butir, petasan 1.840 buah, 90 kotak dan 22 batang, dan sebanyak 890 kenalpot brong,” sambungnya.

Tidak hanya itu saja, Polda Riau juga berhasil mengamankan tindak pidana tanpa hak membawa, menguasai, menyimpan senjata api dan amunisi atau bahan peledak di Kabupaten Bengkalis.

Satu tersangka berinisial GR (39) diamankan berikut dengan satu pucuk senjata api rakitan, beserta 2 butir diduga peluru tajam kaliber 2,2 mm, 4 butir peluru tajam kaliber 9 mm, 8 butir peluru ramset, 11 pucuk senapan angin.

Iqbal mengatakan Polri dibantu TNI dan seluruh stake holder memiliki peran strategis untuk menciptakan kamtibmas yang aman terkhusus dalam bulan Ramadhan.

“Kita ingin menunjukkan tidak ada ruang untuk pada pelaku kejahatan, maka dilakukanlah kegiatan KRYD. Saya tegaskan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kriminalitas pada waktu bulan Ramadhan dan seterusnya,” tekan Iqbal.

Iqbal mengimbau masyarakat agar sama-sama menjaga kondusifitas selama bulan suci Ramadhan. Dengan begitu, pelaksanaan ibadah puasa dapat dijalani dengan khusuk, khususnya bagi umat muslim yang menjalankan ibadah keagamaan.

Dia menyampaikan terimakasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak yang menurutnya merupakan vitamin bagi Kepolisian untuk terus memajukan provinsi Riau menuju Indonesia Maju.

Dalam pemusnahan barang bukti ini, Iqbal turut menghadirkan Gubernur Riau Syamsuar, Wakil Ketua DPRD Agung Nugroho, Kasrem 032/WB Kolonel Inf Habzen Sianturi, dan segenap Forkopimda Provinsi Riau. rmol news logo article
EDITOR:

ARTIKEL LAINNYA