Asean Korea Coopertion Onwards
ASEAN-KOREA Cooperation Upgrade
Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Vaksinasi Serentak di Jatim, Kapolri Optimis Target 2 Juta Per Hari Tercapai

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/mega-simarmata-1'>MEGA SIMARMATA</a>
LAPORAN: MEGA SIMARMATA
  • Sabtu, 11 September 2021, 13:26 WIB
Vaksinasi Serentak di Jatim, Kapolri Optimis Target 2 Juta Per Hari Tercapai
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan vaksinasi massal di Malang, Jawa Timur/Ist
rmol news logo Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kegiatan vaksinasi massal serentak 114 titik di 38 kab/kota Provinsi Jawa Timur, Sabtu (11/9).

Jenderal Listyo berharap, kegiatan vaksinasi massal tersebut bisa mempercepat target suntikan vaksin dua juta per hari secara nasional.

“Hari kemarin wilayah Jatim sudah mencapai angka 280 ribu. Harapan kami hari ini angka 300 ribu itu bisa tercapai,” kata Listyo dalam tinjauannya di Pondok Pesantren An-Nur II Bululawang, Kabupaten, Malang, Jawa Timur.

Mantan Kabareskrim Polri ini berharap seluruh elemen di Jatim dapat mempertahankan tren positif guna mencapai kekebalan komunal sebagaimana target pemerintah dalam penanganan dan pengendalian Covid-19.

“Mudah-mudahan bisa lebih, sehingga tentunya target pencapaian ini betul-betul bisa tercapai. Kemudian ke depan terus dipertahankan,” jelasnya.

Lebih dalam, Listyo juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada Pemda, Dinas Kesehatan, personel TNI-Polri, relawan dan elemen masyarakat lainnya yang bekerja keras menurunkan laju pertumbuhan Covid-19.

“Sehingga saat ini BOR di Jatim mencapai angka di bawah rata-rara nasional sekitar 16-17-an. Kemudian positivity rate-nya juga sudah di bawah rata-rata nasional. Jadi ini adalah kerja luar biasa,” ucap Listyo.

Kendati demikian, Listyo tetap menekankan seluruh pihak tetap tidak lengah ketika terjadinya penurunan kasus harian virus corona seperti sekarang ini. Menurutnya, pengawasan dan penegakan protokol kesehatan (prokes) harus tetap dilakukan sekuat mungkin.

“Yang perlu saya ingatkan, walaupun angka turun dan diikuti kelonggaran yang ada, saya pesan bersama Panglima TNI untuk penegakan prokesnya harus tetap kuat,” papar Listyo. rmol news logo article
EDITOR: DIKI TRIANTO

ARTIKEL LAINNYA