Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Polisi Bakal Umumkan Tersangka Kebakaran Kilang Balongan

Empat kilang minyak Pertamina RU VI Balongan yang terbakar/Net

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono menyampaikan, saat ini penyidik telah menaikan status kebakaran kilang minyak milik PT Pertamina Balongan, Indramayu ke tahap penyidikan. Dengan demikian, bakal ada tersangka dalam kebakaran hebat itu.

"Saya rasa akan ada (tersangka) karena sudah naik ke penyidikan, karena sudah ditemukan kemarin ada unsur-unsur kealpaan dan kelalaian disana sehingga menimbulkan kebakaran dan ledakan segala macam untuk menjadi suatu pidana," kata Rusdi kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/5).

Rusdi belum bisa menyampaikan terkait siapa tersangka dalam kasus kebakaran tersebut. Pasalnya, data terkait hal tersebut belum diperoleh dari penyidik yang turun ke lapangan.

"Saya belum update siapa yang menjadi tersangka dari itu semua,"

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman berpandangan, kerugian yang dialami negara akibat terbakarnya empat kilang minyak milik PT Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat ditaksir mencapai Rp 1,25 triliun.

Yusri merinci jumlah kerugian itu. Berdasarkan diameter tangki 55.5 meter dan tinggi 15.5 meter, dengan kapasitas menampung BBM sebanyak  37 ribu m3. Lalu kata dia, melihat besaran dan lamanya kebakaran diperkiraan BBM disetiap tangki mencapai setidaknya  80 persen dari kapasitas maksimal, maka bila tangki penuh 1 tangki adalah 32.000 KL  atau setara 200.000 barel setiap tangki.

Untuk sejumlah 4 tangki berisi BBM jenis naphta, gasoline dan Pertamax Ron 92 sejumlah 800.000 barel yang musnah terbakar. Jika asumsi harga perbarel USD 70, maka potensi kerugian Pertamina menjadi 80.000 barel X USD 70 = USD 56  juta.

Sementara untuk membangun 4 tangki jenis flooting roof dengan fasilitas assesoris pompa dan perlengkapan safety seperti kilang TPPI, dibutuhkan sekitar USD 5 juta per tangki, sehingga untuk membangun tangki BBM seperti semula dibutuhkan dana sekitar USD 20 juta.

Selain itu, Pertamina harus membayar ganti rugi dan pengobatan korban akibat kebakaran serta ditambah biaya operasi pemulihan sekitar USD 2 juta.
EDITOR: IDHAM ANHARI

Artikel Lainnya

Kepolisian Negara Republik Indonesia