Media Sosial Versus Media Asosial

Jaya Suprana/Net

TEKNOLOGI internet mendemokratisasikan media sehingga terbuka digunakan oleh siapa saja yang bisa membaca dan menulis dengan memencet tombol gawai elektronika telekomunikasi.

Media Sosial


Media tidak lagi dimonopoli media penguasa mau pun pemilik modal yang mampu membeli media. Setiap insan manusia yang memiliki hape dan laptop bisa memiliki media sendiri untuk berkomunikasi satu arah mau pun dua arah dengan masyarakat di seluruh pelosok planet bumi yang memiliki fasilitas teknologi internet.

Maka lahirlah apa yang disebut sebagai media sosial seperti misalnya Facebook, Tiktiok, Wechat, Instagram, Qzone, Weibo, Twitter, Tumblr, Baidu, tieba, likedln, dan lain sebagainya entah apalagi namanya.

Konstruktif


Media sosial layak menyandang gelar sosial sebab berdayaguna sebagai media untuk kegiatan sosial mulai dari diskusi, sarasehan, debat sampai pacaran. Bahkan media sosial potensial berfungsi kemanusiaan seperti penyebaran informasi tentang bencana alam dan upaya menolong para korban bencana alam sampai upaya menghimpun dana untuk kemanusiaan.

Media sosial bermanfaat untuk penyebaran berita tentang istri, suami, anak, ayah, ibu, kakek, nenak, paman, bibi atau sanak-keluarga hilang termasuk juga hewan peliharaan seperti anjing dan kucing yang hilang.

Media sosial juga sangat berperan dalam kampanye para cakada, caleg dan capres. Media sosial bisa menghadirkan ensiklopedia dan kamus yang bisa disimak oleh siapa saja di segenap pelosok bumi yang memiliki jaringan internet.

Destruktif

Namun seperti semua benda buatan manusia mulai dari api sampai nuklir, maka media sosial juga potensial dimanfaatkan bukan hanya secara positif dan konstruktif namun juga negatif bahkan destruktif.

Teknologi internet digunakan oleh para teroris untuk saling berkomunikasi dengan sesama teroris dalam menjalin kerja sama merancang dan mewujudkan angkara murka terorisme menjadi kenyataan untuk menyengsarakan bahkan membinasakan sesama manusia.

Media online potensial didayagunakan oleh para buzzer profesional untuk membunuh karakter pihak lawan politik pihak yang membayar buzzer bayaran. Twitter siap digunakan bukan hanya untuk memuji diri sendiri namun juga untuk menghina bahkan memfitnah orang lain.

Facebook disalahgunakan untuk menyebar hoax alias berita bohong. Youtube dimanfaatkan untuk menyebar video pornografi yang sengaja direkayasa demi menghancurkan citra pihak yang ingin dihancurkan citranya.

Asosial


Media on line ampuh merangsang hawa nafsu angkara murka manusia sehingga tega melakukan pemerkosaan dan pembinasaan sesama manusia.

Pendek kata seperti pisau, teknologi internet bisa digunakan untuk kepentingan konstruktif seperti memotong sayurmayur dan mengupas buah atau mengukir kayu.

Namun juga bisa digunakan untuk kepentingan destruktif seperti melukai bahkan membunuh sesama manusia. Pada saat media sosial disalahgunakan untuk kepentingan bersifat destruktif maka pada saat itu pula serta merta media sosial tidak layak disebut sebagai media sosial.

Lebih layak disebut sebagai media asosial!

Komentar


Video

Jendela Usaha • Peluang Budidaya Ubi Jalar

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Gunung Gede Pangrango kembali terlihat lagi dari Kota Jakarta

Rabu, 24 Februari 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Melacak Tokoh Potensial 2024

Kamis, 25 Februari 2021

Artikel Lainnya

Prihatin Derita Para Sahabat
Jaya Suprana

Prihatin Derita Para Sahabat

06 Maret 2021 10:25
Legowo Menerima Kritik
Jaya Suprana

Legowo Menerima Kritik

05 Maret 2021 10:52
Memohon Kemanusiaan Untuk Masyarakat Adat
Jaya Suprana

Memohon Kemanusiaan Untuk Ma..

03 Maret 2021 16:44
Teka Teki Masa Corona
Jaya Suprana

Teka Teki Masa Corona

28 Februari 2021 23:16
Ujian Pertama Presisi, Polri Harus Hukum Berat Oknum Penjual Senjata Ke KKB Papua
Jaya Suprana

Ujian Pertama Presisi, Polri..

27 Februari 2021 03:21
Belajar Mikul Duwur Mendhem Jero
Jaya Suprana

Belajar Mikul Duwur Mendhem ..

26 Februari 2021 11:18
Asyik Beternak Lalat Serdadu Hitam
Jaya Suprana

Asyik Beternak Lalat Serdadu..

25 Februari 2021 09:34
Perjalanan Panjang Theorem Fermat
Jaya Suprana

Perjalanan Panjang Theorem F..

24 Februari 2021 10:47