Kopi Timur Mobile
Farah.ID
Kopi Timur
Farah.ID

Upaya Polri Tekan Penularan Covid-19, Gaet Influencer Hingga Ulama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Jumat, 05 Februari 2021, 18:12 WIB
Upaya Polri Tekan Penularan Covid-19, Gaet Influencer Hingga Ulama
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono/Net
rmol news logo Angka penularan Covid-19 sudah tembus diatas satu juta, bahkan angka penularan perhari bisa mencapai 12 hingga 13 ribu. Untuk itu, menekan laju penularan Covid-19 yang kian tinggi ini, berbagai langkah diambil Polri mulai dari menggandeng Influencer dan Ulama.

"Kita sudah berkomunikasi dengan berbagai influencer, kita ada tokoh yang bisa untuk memberikan suatu edukasi. Kemarin kita juga ke tempat beberapa Ulama di Muhamadiyah dan NU itu kita meminta bantuan dengan bahasa yang mudah dimengerti, jadi dengan bahasa ulama yang bisa diterima umatnya," beber Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat memberikan keterangan pers di Kemenkes, Jakarta, Jumat (5/2).

Mereka, sambung Argo, akan memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat maupun umat bahwa pentingnya menegakan dan disiplin dengan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan menjaga jarak.

Disamping itu, Argo menambahkan, Panglima TNI dengan Kapolri berkeliling daerah di Indonesia selain mengingatkan masyarakat pentingnya menegakan protokol kesehatan juga menyampaikan arahan kepada jajaran di lapangan untuk bersikap tegas dan serius dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Polri, kata Argo, juga sudah melakukan koordinasi dengan tokoh-tokoh dari berbagai agama maupun masyarakat untuk memberikan sosialisasi dan edukasi terhadap umat dan warganya. Tujuannya, pada saat libur hari raya agama tertentu, misalnya hari raya Imlek yang sebentar lagi, maka tokoh-tokoh tersebut yang akan langsung menyampaikan himbauan agar tetap menegakan dan disiplin soal protokol kesehatan.

"Jadi dengan kegiatan lain, hari besar lain juga mengimbau kepada umatnya. Kita tetap menggunakan orang-orang yang berpengaruh disana sehingga mudah dipahami oleh masyarakat dan umatnya," pungkas Argo.rmol news logo article
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA