Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

KAMI Medan Sebut DPR RI Sarang Setan Sampai Mau Bikin Skenario Kerusuhan 98

Irjen Argo Yuwono dan Brigjen Slamet Uliandi saat merilis kasus KAMI/RMOL

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono membeberkan peran empat orang anggota Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Medan yang ditangkap atas tuduhan provokator kerusuhan unjuk rasa menolak omnibus law UU Cipta Kerja.

Keempat tersangka ini disebut memiliki peran berbeda-beda namun tujuannya sama untuk menimbulkan kekacauan.

Argo mengatakan, tersangka pertama Khairil Amri selaku Ketua KAMI Medan diketahui sebagai admin WhatsApp grup KAMI Medan. Dia membuat hasutan dengan menyebut kantor DPR sebagai sarang penjahat.

"Yang disampaikan itu adalah pertama foto kantor DPR RI dimasukkan di WA group, kemudian tulisannya dijamin komplit kantor sarang maling dan setan," kata Argo di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (15/10).

Khairil juga berperan mengumpulkan massa untuk melempari gedung DPRD dan polisi. Dalam pesan di WA grup itu, Khairil menyampaikan agar massa tidak takut kepada aparat.

Sementara itu tersangka Juliana mengirim pesan hasutan dengan menyebut satu batu terkena satu orang, bom molotov membakar 10 orang.

"Buat skenario seperti 98, kemudian penjarahan toko China dan rumah-rumahnya, kemudian preman diikutkan untuk menjarah," ucap Argo membacakan pesan yang dibuat tersangka.

Kemudian tersangka NZ juga sama mengirim pesan provokatif. Dan terakhir tersangka Wahyu Rasari Putri mengirim pesan massa unjuk rasa wajib membawa bom molotov. Benar saja, saat unjuk rasa pada Kamis (8/10), kantor DPRD Sumatera Utara mengalami banyak kerusakan.

Hal itu menandakan bahwa para tersangka ini menyebar hasutan dengan pola kabar bohong atau hoax untuk berbuat anarkis. Dalam kasus ini, telepon genggam para tersangka, bukti percakapan WA grup, dan uang Rp 500 ribu sudah diamankan sebagai barang bukti. 

Atas perbuatannya, para tersangka dijerar Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) UU ITE dan atau Pasal 160 KUHP. Mereka terancam pidana 6 tahun penjara
EDITOR: IDHAM ANHARI

Artikel Lainnya

Polda Bali Bentuk Tim Khusus Usut Selebaran Ajakan Demo Rusuh Dan Penjarahan

Polda Bali Bentuk Tim Khusus U..

Kamis, 22 Oktober 2020
Ada Demo Buruh Siang Ini Di Istana, Berikut Jalan Yang Ditutup

Ada Demo Buruh Siang Ini Di Is..

Kamis, 22 Oktober 2020
Mahasiswa Dan Buruh Bakal Kembali Demo, 8 Ribu Personel Gabungan Disiagakan Di Patung Kuda

Mahasiswa Dan Buruh Bakal Kemb..

Kamis, 22 Oktober 2020
Kejiwaan Brigjen EP Yang LGBT Dibina Kembali

Kejiwaan Brigjen EP Yang LGBT ..

Kamis, 22 Oktober 2020
Kapolda Kalsel Ajak Pelaku UMKM Kotabaru Bangkit Di Tengah Pandemi Covid-19

Kapolda Kalsel Ajak Pelaku UMK..

Kamis, 22 Oktober 2020
Kapolda Banten Ikut Musnahkan Ganja Seberat 301 Kilogram Di Kantor BNNP

Kapolda Banten Ikut Musnahkan ..

Rabu, 21 Oktober 2020
Jumat Gelar Perkara Internal, Bareskrim Segera Tetapkan Tersangka Kebakaran Kejagung

Jumat Gelar Perkara Internal, ..

Rabu, 21 Oktober 2020
Kapolres Probolinggo Ajak Santri Jihad Lawan Covid-19

Kapolres Probolinggo Ajak Sant..

Rabu, 21 Oktober 2020
Kepolisian Negara Republik Indonesia