Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Kabaharkam: 40.194 Bhabinkamtibmas Siap Lakukan Sosialisasi Protokol Masyarakat Produktif Dan Aman Covid-19

Rapat analisa dan evaluasi (Anev) Operasi Aman Nusa II/Net

Jajaran Polri siap mendukung kebijakan pemerintah yang akan segera menerapkan protokol new normal pada pandemik Covid-19.

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto selaku Kepala Operasi Kepolisian Terpusat (Kaopspus) Aman Nusa II-Penanganan Covid-19, meminta agar para Kaopsda dan Kaopsres Aman Nusa II memasifkan sosialisasi dan edukasi semua kebijakan pemerintah.

Giat sosialisasi itu, kata Komjen Agus, supaya masyarakat memiliki kesadaran dan kesiapan memasuki tahapan tatanan baru atau normal baru.

Pesan tersebut disampaikan Kabaharkam Polri sebagai penekanan saat rapat analisa dan evaluasi (Anev) Operasi Aman Nusa II bersama para pejabat utama operasi tingkat Mabes Polri, Polda, dan Polres melalui video conference dari Ruang Pusdalsis Mabes Polri, Jakarta, Rabu (27/5).

“Sesuai dengan arahan presiden bahwa untuk memastikan pelaksanaan kesiapan kita menuju ke tatanan atau norma yang baru, beliau menginginkan TNI-Polri ada di setiap keramaian, untuk lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan yang telah kita sepakati lewat PSBB, karena kita ingin tetap produktif dan aman Covid-19,” kata Komjen Agus.

Untuk memperkuat hal itu, Kabaharkam Polri meminta para Kaopsda (Kapolda) dan Kaopsres (Kapolres) mengerahkan personel Bhabinkamtibmas sehingga mampu menyentuh masyarakat sampai level terbawah.

“Agar 40.194 Bhabinkamtibmas disiapkan untuk melakukan sosialisasi protokol masyarakat produktif dan aman Covid-19,” tegasnya.

Komjen Agus menjelaskan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, langkah yang dipersiapkan pemerintah dalam rangka menghadapi tatanan normal baru akan dilakukan bertahap.

Untuk tahap awal, langkah itu akan dilaksanakan di 4 provinsi (Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Gorontalo) dan 25 kabupaten/kota yang sebelumnya telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Di daerah-daerah itu akan ada pengerahan personel TNI-Polri untuk mengawasi dan memastikan pelaksanaan protokol kesehatan di lapangan, khususnya terkait keharusan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindarkan orang dari kerumunan dan dari berdesak-desakan.

Dengan digelarnya pasukan dari TNI dan Polri di lapangan secara masif, diharapkan memunculkan kesadaran dan kedisiplinan yang kuat dari masyarakat dan dapat menekan angka persebaran virus.

"Serta menekan R-0 (R-Nought) agar tetap di bawah 1, yang merupakan syarat mutlak untuk kita bisa masuk ke tatanan atau norma baru sehingga masyarakat tetap produktif dan aman Covid-19,” pungkasnya.

Artikel Lainnya

Bantu Pemprov Tangani Covid-19, Kapolda Kalteng Bangun Lab PCR Dhira Brata Di RS Bhayangkara

Bantu Pemprov Tangani Covid-19..

Selasa, 14 Juli 2020
Polres Jakbar Gagalkan Peredaran 18,1 Kg Sabu Siap Edar Di Jabodetabek

Polres Jakbar Gagalkan Peredar..

Selasa, 14 Juli 2020
Kasus Tewasnya Yodi Editor Metro TV, Polisi Telah Periksa 20 Orang Saksi

Kasus Tewasnya Yodi Editor Met..

Senin, 13 Juli 2020
Polisi Duga Tewasnya Yodi Editor Metro TV Bukan Karena Pembegalan

Polisi Duga Tewasnya Yodi Edit..

Senin, 13 Juli 2020
Bareskrim Tetapkan Tersangka TPPU Terkait Pembangunan Venue Asian Games

Bareskrim Tetapkan Tersangka T..

Senin, 13 Juli 2020
Tracing Aset Maria Pauline, Polri Buka Opsi Kerjasama Bareng Kejaksaan Agung

Tracing Aset Maria Pauline, Po..

Senin, 13 Juli 2020
Kepada Polri, Maria Pauline Masih 'Bungkam'

Kepada Polri, Maria Pauline Ma..

Senin, 13 Juli 2020
Antisipsi Karhutla, Polda Kalteng Luncurkan Mobil Pemburu Api

Antisipsi Karhutla, Polda Kalt..

Senin, 13 Juli 2020
Kepolisian Negara Republik Indonesia