
Kepolisian Negara Republik Indonesia menilai proses seleksi Calon Pimpinan (Capim) KPK yang dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) dilakukan secara transparan dan komprehensif. Untuk itu, Polri meminta agar seluruh pihak menghormati kerja dan keputusan Pansel KPK.
Demikian yang disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo merespons surat terbuka yang mengatasnamakan Wadah Pegawai KPK.
“Pansel KPK memiliki pemilihan komprehensif yang betul-betul seleksinya transparan. Hasilnya itu sudah diinformasikan kepada publik. Jadi tak ada alasan bagi KPK seperti itu,†kata Dedi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (31/8).
Sejauh ini ada 20 orang yang dinyatakan lolos tahap profile assessment Capim KPK. Tahap berikutnya, dari 20 orang tersebut akan diseleksi lagi menjadi 10 orang sebelum diserahkan Pansel KPK kepada Presiden untuk kemudian dilakukan
fit and proper test oleh DPR RI.
Dari nama-nama yang sudah dirilis Pansel Capim KPK terdapat Komisioner KPK Laode M Syarif dan Alexander Marwata. Juga Komisioner Kompolnas Dede Farhan Aulawi.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: