Seorang salesman vacuum cleaner datang ke rumah kami. Tanpa berkata apa-apa, dia menghamburkan benda-benda kecil berwarna dalam jumlah yang cukup banyak ke karpet kesayang istri di ruang tamu.
Setelah saya teliti lebih lanjut, itu kotoran kambing. Wah, kurang ajar benar.
Saya dan istri masih bingung dengan apa maksud perbuatannya, terheran-heran saling tatap rasa tak percaya. Sang salesman lalu bicara.
“Pokoknya Pak, kalau sampai vacum cleaner saya ini tidak bisa menyedot kotoran kambing ini, sumpah, saya telan dan kunyah satu per satu kotoran kambing ini,†nada suaranya mantap dan penuh rasa percaya diri.
Di tengah rasa bingung, saya balik bertanya.
“Bapak mau makannya pakai nasi uduk atau nasi putih kah?"
"Kenapa Pak?"
Saya jawab.
“Listrik di rumah kami masih mati dari kemarin siang.â€